Suara.com - Mendaki gunung menjadi hobi yang semakin menjamur di kalangan kaum adam di penjuru Tanah Air.
Sederet dataran tinggi yang tersebar luas di Indonesia mengundang para pria berani untuk turut mendaki dengan penuh tantangan.
Bak pepatah sedia payung sebelum hujan, mereka yang hobi mendaki harus menyiapkan segala unsur penting termasuk sepatu gunung.
Sepatu gunung yang berkualitas tinggi dapat melindungi para pendaki dari berbagai bahaya yang mengancam di sepanjang jalur pendakian.
Kehadiran sepatu gunung yang baik juga dapat mempermudah pendaki untuk menaklukan puncak gunung dengan lancar tanpa halangan.
Kenyamanan saat mendaki juga sangat ditentukan dari sepatu gunung yang dipakai. Sepatu gunung yang tak nyaman dipakai akan mengganggu perjalanan sehingga tak ada suka cita selama mendaki.
Berikut beberapa rekomendasi sepatu gunung pria terbaik di pasaran.
1. La Sportiva TX4 GTX
Sepatu gunung yang diproduksi di Italia ini punya kualitas dunia dan telah diekspor hingga Indonesia.
Mereka yang punya hobi mendaki gunung akhirnya rela menabung demi membeli sepatu produksi La Sportiva, salah satunya adalah La Sportiva TX4 GTX.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Sepatu Lari Adidas Mulai Rp500 Ribuan, Mana Pilihan Terbaikmu?
La Sportiva TX4 GTX punya teknologi Gore-Tex yang tahan terhadap berbagai kondisi termasuk panas, dingin, hujan, sehingga membuat kaki tetap nyaman dan bebas dari jamur serta hipotermia.
Sepatu ini juga punya teknologi jempolan dalam desain solnya untuk membuat kaki kuat menapak di berbagai jalan sulit.
Harga sepatu ini terbilang premium, dengan harga Rp3 jutaan.
2. Outdoor Pro LYNK
Outdoor Pro LYNK menawarkan desain dan performa yang tak kalah tangguh dari La Sportiva.
Kendati demikian, harga Outdoor Pro LYNK justru lebih murah. Outdoor Pro LYNK juga punya bodi yang lebih tinggi, sehingga melindungi area kaki lebih luas.
Sepatu berjenis bot ini juga punya sol yang tebal untuk membuat kaki kuat mendaki tanpa terasa sakit.
Berita Terkait
-
Apakah Sepatu Converse Bisa Dipakai untuk Lari?
-
4 Rekomendasi Sepatu Lari Lokal yang Cocok buat Marathon, Nyaman hingga Garis Akhir
-
Dompet Aman, Ankle Aman: Ini 6 Sepatu Basket Brand Lokal Murah yang Gak Murahan
-
3 Rekomendasi Sepatu Karbon Lokal Murah, Lari Lebih Cepat Tanpa Bikin Kantong Kempis
-
7 Rekomendasi Sabun Cuci Sepatu Agar Warna Awet dan Tidak Luntur
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Ceria Anak Panti Sambut Kedatangan Jajaran Imigrasi Sumut
-
Tinggal di Pulau Kecil hingga Perbatasan Tak Boleh Bikin Rakyat Jauh dari Negara
-
Misteri Sisa SGD 2 Ribu untuk Menhut Raja Juli, Juprizal Ngaku Tak Tahu Meski Diduga Jadi Pengepul
-
MA Tolak Kasasi Jaksa, Tian Bahtiar dan 2 Terdakwa Perintangan Hukum Tetap Bebas
-
5 Rekomendasi Tinted Sunscreen untuk Melasma sesuai Review dan Harga
-
Negara Ranking 181 Ini Diminta Gantikan India Lawan Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Prabowo Usulkan Kewarganegaraan Ganda Terbatas untuk Talenta Diaspora
-
Serum Malam Wardah yang Ampuh Tenangkan Kulit Berjerawat, Lengkap dengan Review Pengguna
-
7 HP Murah Layar Refresh Rate 120 Hz, Scrolling Mulus dan Fitur Lengkap
-
Tak Mau Sia-siakan Talenta, Diaspora Diizinkan Miliki Double Paspor