Suara.com - Selama ini, bangsa Indonesia selalu merayakan hari kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus setiap tahunnya. Namun benarkah Kemerdekaan Indonesia terjadi tanggal 17 Agustus 1945?
Jawabannya, tidak. Baik secara historis maupun definitif, Kemerdekaan Indonesia bukan tepat terjadi pada 17 Agustus 1945.
Salah satu faktor penentu kemerdekaan Indonesia adalah pengakuan dari negara lain.
Tahukah Anda bahwa Belanda yang saat itu menduduki Indonesia baru mengakui kemerdekaan pada bulan Desember 1949, bukan Agustus 1945?
Lantas, apakah ini berarti bahwa tanggal kemerdekaan Indonesia selama ini keliru? Supaya tidak bigung, simak informasi berikut.
Kemerdekaan Indonesia Bukan 17 Agustus 1945
Pada tanggal 17 Agustus 1945, Soekarno dan Mohammad Hatta membacakan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Jalan Pegangsaan Timur No. 56, Jakarta Ousat setelah mendapatkannya dari kependudukan Belanda dan Jepang.
Meskipun secara moral dan politik bangsa Indonesia menganggap itulah hari kemerdekaan, Belanda tidak mengakuinya hingga bertahun-tahun kemudian.
Sebenarnya ada beberapa negara lain yang lebih dahulu mengakui kemerdekaan Indonesia, mereka adalah Mesir dan Palestina.
Palestina lewat siaran radio berbahasa Arab pada tahun 1944 mengakui kemerdekaan Indonesia.
Baca Juga: Tanggal Merah Bulan Agustus 2025 Ada Berapa? Bonus Libur dari Pemerintah Siap Dinikmati
Sementara Mesir, secara de facto mengakui kemerdekaan Indonesia tanggal 22 Maret 1946, dan 10 Juni 1947 secara de jure.
Akan tetapi pernyataan dua negara ini dianggap tidak kuat. Terlebih Palestina yang statusnya sebagai negara merdeka di tahun itu juga masih belum jelas.
Belanda baru secara resmi mengakui kemerdekaan Indonesia pada 27 Desember 1949, setelah Konferensi Meja Bundar di Den Haag.
Kala itu, hadir perwakilan Belanda dan Indonesia yang kemudian menandatangani perjanjian yang menyetujui kemerdekaan Indonesia.
Pemerintah Belanda menolak menyebut 17 Agustus 1945 sebagai tanggal kemerdekaan secara hukum (de jure), dan hanya menerima tanggal tersebut secara moral atau politik (de facto).
Penilaian tersebut baru direvisi oleh Menteri Luar Negeri Belanda, Bernard Bot yang hadir dalam peringatan HUT RI ke60 pada tahun 2005.
Berita Terkait
-
Tanggal Merah Bulan Agustus 2025 Ada Berapa? Bonus Libur dari Pemerintah Siap Dinikmati
-
Rayakan Kemerdekaan di Istana Negara, Begini Cara Daftar Acara HUT ke-80 RI via Online
-
10 Kumpulan Puisi Pendek 17 Agustus: Ekspresikan Nasionalisme dengan Kata-kata Menyentuh Hati
-
HUT RI Bukan 17 Agustus? Ini Argumen Mengejutkan Sejarawan Anhar Gonggong
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek