Suara.com - Nama Jeffrey Epstein kembali ramah dibahas di berbagai media internasional setelah Departemen Kehakiman Amerika Serikat membuka jutaan dokumen baru yang kini dikenal publik sebagai Epstein Files.
Arsip tersebut memuat ribuan transaksi keuangan, foto, hingga nama tokoh-tokoh dunia yang pernah berada di lingkaran sosialnya.
Saat meninggal dunia pada 2019, pria yang mengawali kariernya sebagai guru matematika itu diperkirakan memiliki kekayaan bersih sekitar 560 hingga 580 juta dolar AS. Ia bahkan memiliki sebuah pulau pribadi.
Kekayaan bernilai fantastis itu membuat banyak orang penasaran, dari mana sebenarnya asal kekayaan Jeffrey Epstein?
Berikut 7 sumber kekayaan Jeffrey Epstein yang picu Epstein Files, sekaligus mengungkap bagaimana ia membangun kerajaan finansialnya seperti dikutip dari Forbes dan sumber lainnya.
1. Bayaran Jumbo dari Les Wexner, Taipan Ritel AS
Fondasi utama kekayaan Epstein berasal dari hubungannya dengan Les Wexner, pendiri L Brands (induk Victoria’s Secret dan Bath & Body Works).
Keduanya berkenalan pada akhir 1980-an, dan sejak awal 1990-an Epstein dipercaya penuh mengelola kekayaan pribadi Wexner.
Bahkan, Epstein sempat memegang kuasa penuh atas keuangan Wexner. Selama lebih dari satu dekade, ia diperkirakan menerima bayaran tunai lebih dari 200 juta dolar AS.
Tidak hanya itu, Epstein juga menempati townhouse supermewah milik Wexner di Manhattan sebelum akhirnya properti tersebut berpindah ke tangannya. Relasi ini menjadi titik awal Epstein masuk ke lingkaran elite finansial dunia.
Baca Juga: Kekayaan Jokowi dan Sri Mulyani yang Namanya Muncul di Epstein Files
2. Honor Fantastis dari Leon Black
Setelah hubungannya dengan Wexner merenggang, Epstein menemukan sumber pemasukan baru dari Leon Black, pendiri Apollo Global Management.
Mulai 2012, Epstein melalui perusahaannya memberikan jasa perencanaan pajak, pengelolaan aset, hingga urusan warisan untuk Black.
Dalam kurun beberapa tahun saja, Black membayar Epstein sekitar 158-170 juta dolar AS. Angka ini dinilai sangat tidak lazim untuk sekadar jasa konsultasi keuangan.
Selama beberapa tahun, hampir seluruh pemasukan perusahaan Epstein berasal dari pembayaran Black. Ketergantungan inilah yang kemudian banyak disorot penyelidik.
3. Bisnis Penasihat Keuangan untuk Para Miliarder
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
5 Parfum Lokal Aroma Soapy yang Cocok untuk Cuaca Panas, Wangi Segar Sepanjang Hari
-
Mati Lampu, Makanan Tahan Berapa Lama di Kulkas? Hindari 3 Kesalahan Ini agar Tetap Awet
-
Bukan Sekadar Tempat Wisata: Industri Pariwisata Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Lokal
-
3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
-
Denim, Gaya Hidup, dan Masa Depan Fashion Berkelanjutan
-
Nutrisi Maksimal, Tanpa Rasa Lepek: Jawaban Baru untuk Rambut Helai Tipis Perempuan Aktif
-
Apakah Sariayu Cream Foundation Tahan Lama? Ini Klaim dan Review Jujur Pembeli
-
Pasang AC Kamar Bagusnya di Mana? Ini 4 Posisi yang Baik Menurut Feng Shui
-
5 Filter Air untuk Sumur Berkapur dan Berpasir, Solusi Air Rumahan yang Keruh
-
Finukhu: Tradisi Pangan, Alam, dan Pengetahuan yang Terbungkus Daun Fotefea dari Sentani