Lifestyle / Food & Travel
Selasa, 05 Agustus 2025 | 13:14 WIB
Ilustrasi bayam (Pixabay/kaboompics)

Sebuah studi di tahun 2021 menunjukkan bahwa antioksidan dalam kopi punya peran penting dalam menjaga pembuluh darah tetap sehat.

Hal ini membuat kopi berpotensi membantu menurunkan risiko stroke.

3. Bayam

ilustrasi bayam brazil (instagram.com/kebunatap996)

Bayam adalah sayuran yang kaya nutrisi dan manfaat untuk otak. Kandungan folat dan magnesium di dalamnya terbukti mendukung kesehatan pembuluh darah otak.

Sebuah studi pada tahun 2024 menyebutkan bahwa konsumsi bayam secara rutin bisa mengurangi risiko stroke. Ini karena perannya dalam melancarkan aliran darah.

Bayam juga mengandung kalium yang berperan dalam menjaga kinerja sel darah dan otot, termasuk otot jantung.

Selain itu, kandungan nitrat dalam bayam membantu menjaga kelenturan pembuluh darah agar aliran darah tetap lancar.

4. Semangka

Ilustrasi semangka (Pixabay/Vivacia)

Semangka tidak hanya menyegarkan, tetapi juga kaya antioksidan penting. Buah ini mengandung likopen, yang dikenal mampu melindungi sel tubuh dari kerusakan.

Baca Juga: 7 Tips Sederhana Menjaga Jantung Tetap Sehat, Bisa Anda Mulai Hari Ini

Likopen berperan penting dalam meredakan peradangan dan mengurangi stres oksidatif, yang keduanya dapat memicu masalah pembuluh darah hingga stroke.

Selain kandungan gizinya, semangka juga rendah kalori dan tinggi air. Ini menjadikannya pilihan camilan sehat yang bisa dikonsumsi tanpa rasa bersalah.

5. Olahan Kedelai

Ilustrasi Tempe.(Freepik/tyasindayanti)

Olahan kedelai seperti tempe, tahu, dan susu kedelai dikenal sebagai sumber protein nabati yang sehat. Selain tinggi gizi, kandungan lemaknya juga tergolong rendah.

Kedelai juga mengandung fitoestrogen dan isoflavon, dua senyawa yang membantu menurunkan tekanan darah dan menjaga kesehatan jantung.

Senyawa tersebut turut berperan dalam relaksasi pembuluh darah dan pengendalian kolesterol. Dengan kolesterol yang stabil, risiko stroke bisa ditekan lebih rendah.

6. Pisang

Ilustrasi pisang raja (wikimedia.org/Leslie Seaton)

Meski tinggi karbohidrat, pisang mengandung kalium dalam jumlah besar. Mineral ini membantu menurunkan tekanan darah secara alami.

Tekanan darah tinggi merupakan faktor utama pemicu stroke. Maka dari itu, menjaga tekanan darah tetap stabil sangat penting.

Menurut data WHO, konsumsi pisang setiap hari bisa menurunkan risiko stroke hingga 24%. Ini menjadikan pisang sebagai pilihan camilan sehat yang mudah diperoleh.

Nah, itu tadi beberapa jenis makanan yang bisa membantu mengurangi risiko terkena stroke. Semoga membantu!

Load More