Suara.com - Stroke masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Penyakit ini terjadi secara mendadak dan bisa fatal jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat.
Faktor risiko stroke bisa datang dari gaya hidup sehari-hari, termasuk pola makan yang buruk seperti terlalu sering mengonsumsi makanan tinggi lemak jenuh dan garam.
Namun, penting diketahui jika mencegah stroke bisa dimulai dari hal sederhana, salah satunya dengan memilih makanan sehat yang baik untuk jantung dan pembuluh darah.
Tidak perlu makanan mahal, banyak bahan pangan lokal yang ternyata punya manfaat besar untuk kesehatan otak dan jantung yang ada banyak di pasar atau swalayan.
Makanan-makanan ini kaya akan nutrisi penting seperti omega-3, kalium, antioksidan, hingga serat yang semuanya berperan dalam menurunkan risiko stroke.
Dilansir dari laman Eating Well pada Selasa, 5 Agustus 2025, berikut daftar 6 makanan sehat yang bisa bantu cegah stroke.
1. Salmon
Salmon termasuk sumber makanan yang kaya akan asam lemak omega-3. Jenis lemak ini bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah.
Salmon juga menyimpan vitamin B6 dan B12 yang bermanfaat untuk tubuh. Keduanya bisa membantu menurunkan zat dalam darah yang bisa memicu terjadinya stroke.
Baca Juga: 7 Tips Sederhana Menjaga Jantung Tetap Sehat, Bisa Anda Mulai Hari Ini
Tak hanya mencegah, omega-3 dalam salmon juga berperan dalam pemulihan pasca-stroke.
Senyawa ini mendukung neuroplastisitas, yaitu kemampuan otak untuk memperbaiki dan menyesuaikan diri setelah mengalami kerusakan.
2. Kopi
Kopi bukan hanya untuk menjaga semangat, tetapi juga bisa menjadi pelindung pembuluh darah.
Kandungan polifenol di dalamnya, terutama asam klorogenat, bermanfaat menurunkan tekanan darah.
Manfaat ini bisa dirasakan jika kopi dikonsumsi secara rutin tanpa tambahan gula atau pemanis. Cara ini disarankan oleh ahli nutrisi Amy Brownstein.
Sebuah studi di tahun 2021 menunjukkan bahwa antioksidan dalam kopi punya peran penting dalam menjaga pembuluh darah tetap sehat.
Hal ini membuat kopi berpotensi membantu menurunkan risiko stroke.
3. Bayam
Bayam adalah sayuran yang kaya nutrisi dan manfaat untuk otak. Kandungan folat dan magnesium di dalamnya terbukti mendukung kesehatan pembuluh darah otak.
Sebuah studi pada tahun 2024 menyebutkan bahwa konsumsi bayam secara rutin bisa mengurangi risiko stroke. Ini karena perannya dalam melancarkan aliran darah.
Bayam juga mengandung kalium yang berperan dalam menjaga kinerja sel darah dan otot, termasuk otot jantung.
Selain itu, kandungan nitrat dalam bayam membantu menjaga kelenturan pembuluh darah agar aliran darah tetap lancar.
4. Semangka
Semangka tidak hanya menyegarkan, tetapi juga kaya antioksidan penting. Buah ini mengandung likopen, yang dikenal mampu melindungi sel tubuh dari kerusakan.
Likopen berperan penting dalam meredakan peradangan dan mengurangi stres oksidatif, yang keduanya dapat memicu masalah pembuluh darah hingga stroke.
Selain kandungan gizinya, semangka juga rendah kalori dan tinggi air. Ini menjadikannya pilihan camilan sehat yang bisa dikonsumsi tanpa rasa bersalah.
5. Olahan Kedelai
Olahan kedelai seperti tempe, tahu, dan susu kedelai dikenal sebagai sumber protein nabati yang sehat. Selain tinggi gizi, kandungan lemaknya juga tergolong rendah.
Kedelai juga mengandung fitoestrogen dan isoflavon, dua senyawa yang membantu menurunkan tekanan darah dan menjaga kesehatan jantung.
Senyawa tersebut turut berperan dalam relaksasi pembuluh darah dan pengendalian kolesterol. Dengan kolesterol yang stabil, risiko stroke bisa ditekan lebih rendah.
6. Pisang
Meski tinggi karbohidrat, pisang mengandung kalium dalam jumlah besar. Mineral ini membantu menurunkan tekanan darah secara alami.
Tekanan darah tinggi merupakan faktor utama pemicu stroke. Maka dari itu, menjaga tekanan darah tetap stabil sangat penting.
Menurut data WHO, konsumsi pisang setiap hari bisa menurunkan risiko stroke hingga 24%. Ini menjadikan pisang sebagai pilihan camilan sehat yang mudah diperoleh.
Nah, itu tadi beberapa jenis makanan yang bisa membantu mengurangi risiko terkena stroke. Semoga membantu!
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Harga Setara Motor, Sepeda Listrik Ini Punya Jarak Tempuh 96,5 Km
-
Urutan Skincare Wardah Lightening Pagi dan Malam yang Benar agar Wajah Cerah Maksimal
-
7 Parfum Aroma Mint yang Bikin Fresh Seharian, Lokal hingga Brand Mewah
-
Kapan Mulai Puasa Tarwiyah dan Arafah 2026? Ini Jadwal Berpuasa di Bulan Dzulhijjah
-
Berapa Harga Ella Skincare? Ini Daftar Harga Produk dan Treatment 2026
-
6 Sepatu Volly Terbaik Selain Mizuno dengan Outsole Anti Slip dan Bantalan Super Nyaman
-
Reapply Sunscreen Perlu Cuci Muka Dulu atau Tidak? Begini Anjuran Dokter
-
Lebih Afdol Kurban Sapi atau Kambing? Perhatikan 3 Aspek Ini Agar Ibadah Lebih Maksimal
-
Berapa Harga Sepeda Lipat 20 Inci? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes Nyaman
-
5 Cushion SPF 50 Ini Jadi 'Tameng' Matahari Terbaik untuk Wajah, Praktis!