Suara.com - Di tengah derasnya arus tren kecantikan baru, dari teknologi AI skincare hingga perawatan kulit berbasis DNA, satu gaya hidup justru tetap bertahan dan bahkan makin mengakar dan digemari, skinimalism.
Bermula dari gerakan "less is more" di dunia perawatan kulit sejak pandemi 2020, skinimalism merupakan gabungan dari skin dan minimalism yang menekankan rutinitas yang sederhana, fungsional, dan ramah kulit.
Di tahun 2025, skinimalism bukan sekadar tren sementara.
Ia telah menjadi gaya hidup yang mencerminkan kesadaran konsumen terhadap keberlanjutan, efisiensi, dan keseimbangan antara perawatan diri dan realita hidup modern.
Diketahui jika pencarian mengenai produk multi fungsi dan bahan aktif yang gentle seperti ceramide, niacinamide, dan panthenol di tahun ini mengalami peningkatan.
Mengapa Skinimalism Masih Digemari?
Skinimalism digemari karena kesadaran konsumen lebih tinggi.
Kini, banyak orang tak lagi membeli produk karena kemasannya menarik atau karena tren semata. Mereka membaca label, memahami kandungan, dan memilih produk yang sesuai kebutuhan.
Di era harga-harga yang kian naik dan isu lingkungan makin mendesak, konsumen memilih skincare yang hemat secara biaya dan minim limbah.
Baca Juga: Hati-Hati! Ini 7 Ciri Skincare yang Mengandung Bahan Berbahaya, Kamu Wajib Tahu
Skinimalism merespons gaya hidup urban yang serba cepat. Tiga langkah efektif yakni cukup dengan cleanser, serum dan moisturizer yang lebih realistis dibanding sepuluh langkah rumit ala tren K-Beauty awal 2010-an.
Bagaimana Industri Menyesuaikan Diri?
Banyak brand besar kini meluncurkan produk hybrid, seperti serum lalu ditambah pelembap atau toner nan juga ditambah essence.
Bahkan kemasan dibuat refillable demi mendukung prinsip keberlanjutan.
Menurut data dari Beauty Market Insight Asia 2025, 62% konsumen Gen Z dan milenial di Asia Tenggara memilih brand yang menawarkan solusi minimalis dan berkelanjutan.
Jika melihat pergeseran budaya konsumsi dan meningkatnya literasi skincare, skinimalism berpeluang besar menjadi fondasi utama dalam dunia kecantikan modern, bukan sekadar tren musiman.
Namun, tantangannya ada pada inovasi: bagaimana membuat produk multifungsi yang tetap aman dan efektif untuk berbagai jenis kulit.
Di tengah hiruk-pikuk dunia kecantikan yang terus berevolusi, skinimalism adalah napas tenang yang mengingatkan bahwa merawat diri tak harus rumit.
Di tahun 2025, tren ini tak sekadar bertahan, tetapi terus berkembang sebagai simbol perawatan diri yang sadar, sederhana, sekaligus bermakna.
Berita Terkait
-
Hati-Hati! Ini 7 Ciri Skincare yang Mengandung Bahan Berbahaya, Kamu Wajib Tahu
-
7 Merek Skincare Lokal Murah Tapi Kualitas Tak Murahan, Kulit dan Dompet Aman
-
4 Masker Korea Berbahan Tomat yang Ampuh Atasi Jerawat dan Kulit Kusam
-
Kulit Penis Kering? Kenali 5 Penyebab dan Solusinya
-
5 Rekomendasi Moisturizer Vitamin C Terbaik agar Wajah Cerah Tanpa Flek Hitam
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Bright Gas per 15 Agustus 2026
-
Bobby Nasution Jenguk Murid Korban Keracunan MBG Karo di RS Haji, Pastikan Penanganan hingga Pulih
-
Menkeu Purbaya Atur Layer Cukai Baru Guna Berantas Rokok Ilegal
-
5 Rekomendasi Cushion Ringan untuk Harian dan Sekolah sesuai Review
-
Bangladesh Ngebet Gantikan India Lawan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Kesaksian Warga Nagekeo Saat Gempa M 7 Guncang NTT: Kami Lari Bawa Lansia dan Tinggalkan Rumah
-
5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
-
Sampaikan Duka Mendalam, Wapres Gibran Pastikan Penanganan Darurat Gempa NTT Dipercepat
-
Ilusi Kenaikan Gaji: Kenapa Hidup Justru Terasa Makin Pas-pasan?
-
Keberhasilan Transformasi Desa Kemiren bersama Kang Edai dan Astra