Suara.com - Setiap bulan Agustus, semangat kemerdekaan menyelimuti seluruh penjuru negeri. Dari kota besar hingga pelosok kampung, masyarakat berlomba-lomba mempercantik lingkungan mereka sebagai bentuk cinta tanah air.
Salah satu elemen yang paling mencolok dan dinanti-nanti adalah gapura peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI).
Tak hanya menjadi simbol penyambutan, gapura juga mencerminkan identitas warga, semangat gotong royong, dan kreativitas lokal.
Memasuki HUT ke-80 RI, momen ini terasa semakin spesial. Banyak kampung dan gang perumahan ingin tampil beda dengan desain gapura yang unik, menarik, dan tetap ramah anggaran.
Tapi, memilih desain yang pas bisa jadi tantangan tersendiri, apalagi jika ingin menyesuaikan dengan karakter lingkungan, luas area, dan bahan yang tersedia.
Artikel ini hadir untuk memberikan inspirasi segar, ada 8 ide desain gapura HUT ke-80 RI yang bisa kamu terapkan di kampung atau gang perumahan. Mulai dari gaya tradisional yang kental dengan nuansa budaya, hingga desain modern minimalis yang cocok untuk area urban.
Semua ide dirancang agar mudah dikerjakan secara kolektif, dengan bahan yang mudah didapat dan tetap menonjolkan semangat nasionalisme.
1. Gapura Bambu “Back to Nature”
Gapura ini menggunakan bambu sebagai struktur utama, desain ini bisa dihiasi dengan tanaman merambat seperti bugenvil merah-putih untuk menambah kesan segar dan asri.
Baca Juga: Mitos dan Fakta Kemerdekaan RI, Tanggal 17 Agustus Dipilih karena Alasan Mistis?
Cocok untuk kampung yang ingin tampil sederhana namun tetap estetik, gapura ini juga mudah dibuat dengan bahan lokal yang terjangkau.
2. Gapura Garuda Pancasila
Gapura ini menghadirkan kesan megah dan nasionalis. Dengan lambang Garuda di bagian atas dan ornamen khas daerah sebagai pelengkap, desain ini mencerminkan semangat kebangsaan yang kuat.
Tambahan lampu sorot di malam hari akan membuat detail ukiran semakin menonjol dan memberikan kesan elegan.
3. Gapura Candi Tradisional
Desain gapura ini terinspirasi dari bentuk candi seperti Borobudur atau Prambanan. Desain ini cocok untuk kampung yang memiliki nuansa budaya atau nilai historis yang kuat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Terpopuler: Sumber Kekayaan Jeffrey Epstein hingga Rekomendasi Model Baju Lebaran Wanita
-
Menikmati Bali Lewat Seni yang Bicara tentang Semesta dan Jiwa
-
Bayi dan Anak Sebaiknya Pakai Sunscreen SPF Berapa? Ini Pilihan yang Aman Digunakan
-
3 Rekomendasi Sepeda Lipat untuk Orang Gemuk, Nyaman dan Aman
-
Setelah Pakai Sunscreen Boleh Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Tabir Surya yang Mudah Di-blend
-
Eau De Parfum vs Eau De Toilette, Mana Paling Awet Wanginya? Ini 5 Rekomendasi Terbaik!
-
Indonesia Disebut 902 Kali dalam Epstein Files, Ada Jejak Skandal di RI?
-
5 Rekomendasi Moisturizer Terbaik setelah Eksfoliasi agar Wajah Mulus
-
5 Rekomendasi Shampoo Non SLS untuk Rambut Rontok, Bisa Juga Atasi Ketombe
-
Prabowo Gagas Gerakan Gentengisasi, Ini Plus Minus Genteng Tanah Liat vs Baja Ringan