Tak heran jika sungai ini memegang peranan sakral dalam berbagai kebudayaan dan kepercayaan, termasuk dalam tradisi agama samawi.
Alarm Krisis: Saat Eufrat Mengering dan 'Emas Palsu' Ditemukan
Fenomena "demam emas" di Suriah menjadi sorotan utama karena terjadi di tengah krisis yang mengkhawatirkan: debit air Sungai Eufrat yang terus menurun drastis.
Penyebabnya multifaktor, mulai dari pembangunan bendungan masif di Turki yang menahan aliran air ke hilir, sengketa hak air antarnegara, hingga kondisi kekeringan yang diperparah oleh perubahan iklim.
Saat air surut dan menampakkan gundukan tanah berkilauan, warga yang putus asa akibat kondisi ekonomi dan konflik bergegas menggali dengan harapan mengubah nasib.
Namun, para ahli geologi mengingatkan agar tidak terlalu berharap. Ahli geologi Khaled al-Shammari menjelaskan bahwa temuan itu kemungkinan besar adalah pirit, mineral yang dikenal sebagai "emas palsu" (fool's gold).
"Hanya analisis geologi yang rinci yang bisa memastikan apakah gundukan tanah itu benar mengandung emas atau mineral berharga lainnya," ujarnya kepada Shafaq News.
Meskipun telah dijelaskan secara ilmiah, antusiasme warga tidak surut. Bagi sebagian orang, fenomena ini juga sarat akan makna religius.
Peristiwa ini dikaitkan dengan hadis dalam ajaran Islam yang menyebutkan bahwa salah satu tanda akhir zaman adalah surutnya Sungai Eufrat yang menyingkapkan gunung emas.
Baca Juga: Hadits Nabi Muhammad Tentang Tanda Kiamat, Dikaitkan Fenomena Cari Emas di Sungai Eufrat
Menanggapi hal ini, ulama Islam Asaad al-Hamdani mengingatkan agar tidak gegabah. "Narasi seperti ini memerlukan pemahaman keilmuan mendalam, apalagi jika hendak diaplikasikan pada peristiwa yang sedang berlangsung,” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana