Lifestyle / Female
Jum'at, 08 Agustus 2025 | 17:04 WIB
Ilustrasi kemunculan flek hitam. (Google AI Studio)

Beberapa jenis obat, seperti antibiotik tertentu atau obat anti-inflamasi nonsteroid, dapat meningkatkan sensitivitas kulit terhadap cahaya (fotosensitivitas), yang pada gilirannya dapat memicu hiperpigmentasi.

Selain itu, penggunaan produk perawatan kulit atau kosmetik yang terlalu keras dan menyebabkan iritasi juga dapat memicu respons peradangan, yang berujung pada munculnya PIH seperti pada kasus jerawat.

4. Bekas Jerawat

Pernahkah Anda perhatikan noda gelap yang tertinggal setelah jerawat sembuh? Itulah yang disebut PIH.

Saat kulit mengalami peradangan—baik karena jerawat, eksim, luka, atau bahkan iritasi akibat menggaruk wajah—tubuh akan merespons dengan melepaskan sel-sel inflamasi.

Sel-sel ini kemudian membangunkan sel melanosit (pabrik melanin) untuk bekerja ekstra, meninggalkan jejak gelap bahkan setelah peradangannya reda.

Semakin parah peradangannya, semakin gelap bekas yang ditinggalkan pada wajah.

5. Diabetes

Diabetes dapat menyebabkan beberapa area kulit menggelap. Beberapa kondisi kulit yang muncul bersamaan dengan diabetes, antara lain:

Baca Juga: Lupakan Krim Abal-Abal, Ini 5 Cara Hilangkan Flek Hitam Pakai Bahan Alami di Rumah

1. Diabetic dermopathy: Dikenal sebagai shin spots, kondisi ini menyebabkan bercak atau garis berwarna cokelat atau merah pada tulang kering.

2. Acanthosis nigricans: Kondisi ini bisa menyebabkan area kulit menjadi gelap dan terasa seperti beludru.

3. Necrobiosis lipoidica: Kondisi ini dapat menimbulkan benjolan yang menonjol berwarna kuning, merah, atau cokelat. Seiring waktu, benjolan ini bisa menjadi keras dan bengkak.

6. Kanker Kulit

Dalam beberapa kasus, kemunculan flek hitam baru pada wajah dapat diindikasikan sebagai kanker kulit.

Cara Ampuh Menghilangkan Flek Hitam

Load More