Suara.com - Menggunakan foundation yang sudah melewati masa pakainya bukan hanya membuat riasan kurang maksimal, tapi juga bisa memicu masalah kulit.
Sayangnya, tidak semua orang sadar akan tanda-tanda produk ini sudah tidak layak pakai.
Oleh karena itu, mengenali ciri-ciri foundation kedaluwarsa sangat penting agar Anda terhindar dari iritasi, jerawat, atau bahkan infeksi kulit.
Foundation memiliki umur simpan yang berbeda-beda, tergantung formulasi dan cara penyimpanannya.
Namun begitu produk menunjukkan tanda-tanda perubahan pada tekstur, aroma, atau warna, sebaiknya Anda segera berhenti menggunakannya.
Berikut adalah beberapa ciri yang bisa menjadi panduan.
1. Perubahan Aroma Menjadi Menyengat atau Tengik
Salah satu ciri-ciri foundation kedaluwarsa yang paling mudah dikenali adalah aroma yang berubah drastis.
Foundation baru biasanya memiliki wangi lembut atau bahkan nyaris tidak berbau, tergantung jenisnya. Namun, ketika kedaluwarsa, aroma tersebut bisa menjadi tengik, asam, atau menyengat.
Perubahan ini terjadi akibat oksidasi bahan-bahan di dalamnya, terutama minyak dan komponen kimia lain.
Baca Juga: Cara Memilih Lipstik Sesuai Warna Bibir, Ini 3 Rekomendasi Produknya yang Murah dan Tahan Lama
Jika Anda sudah mencium bau yang tidak biasa, sebaiknya segera hentikan pemakaian meski foundation masih tampak normal dari luar.
2. Tekstur Menjadi Pecah atau Menggumpal
Foundation cair yang masih segar umumnya memiliki tekstur halus dan menyatu dengan baik saat dikocok.
Ketika kedaluwarsa, teksturnya akan berubah menjadi pecah, terpisah antara minyak dan cairan, atau bahkan membentuk gumpalan kecil.
Hal ini menandakan bahwa bahan pengikat dalam foundation sudah tidak bekerja optimal. Jika tetap digunakan, hasil riasan akan terlihat patchy dan sulit dibaurkan di kulit.
3. Warna Foundation Memudar atau Menggelap
Ciri-ciri foundation kedaluwarsa berikutnya adalah perubahan warna. Produk yang tadinya memiliki shade sesuai kulit Anda bisa berubah menjadi lebih gelap, kusam, atau bahkan kekuningan.
Perubahan warna ini biasanya dipicu oleh paparan udara, sinar matahari, atau kelembapan yang terlalu tinggi.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
4 Shio Paling Beruntung pada 14 Agustus 2026, Akhirnya Gak Kesepian Lagi
-
Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak