Suara.com - Pernahkah Anda merasakan debaran jantung saat menemukan sepasang Nike idaman dengan harga yang "terlalu bagus untuk jadi kenyataan"?
Di satu sisi, ada euforia akan mendapatkan penawaran terbaik. Di sisi lain, ada bisikan keraguan: "Apakah ini asli?"
Di era di mana produsen barang palsu (KW) semakin canggih bahkan melahirkan istilah "super-fakes" yang nyaris identik menjadi pembeli cerdas bukanlah lagi pilihan, melainkan keharusan.
Membeli Nike palsu bukan hanya soal rugi uang, tapi juga soal kenyamanan, daya tahan, dan bahkan risiko cedera.
Jangan khawatir.
Berikut membedah 7 ciri utama yang membedakan Nike asli dari yang palsu secara mendalam. Simpan panduan ini, karena ini akan menyelamatkan dompet Anda.
1. Kode SKU: Nomor Identitas Suci yang Tak Bisa Bohong
Ini adalah langkah pertama dan paling krusial. Setiap sepatu Nike asli memiliki Stock Keeping Unit (SKU), yaitu kode unik (contoh: DJ6188-001) yang berfungsi seperti nomor KTP sepatu.
Cara Cek:
Baca Juga: Duel Abadi di Dunia Lari: Sepatu Adidas vs. Nike, Mana yang Kualitasnya Lebih Unggul?
Temukan kode SKU pada label di kotak sepatu.
Temukan kode SKU pada tag ukuran di bagian dalam lidah sepatu.
Kedua kode ini WAJIB sama persis. Jika berbeda, itu adalah tanda bahaya terbesar.
Langkah Pamungkas: Ketik kode SKU tersebut di Google Search. Hasil pencarian gambar harus menampilkan model dan warna sepatu yang sama persis dengan yang Anda pegang. Jika yang muncul model lain, kemungkinan besar sepatu itu palsu.
panah yang menghubungkan keduanya dan logo Google di sebelahnya.)
2. Kotak Sepatu: Garis Pertahanan Pertama
Jangan pernah meremehkan kotaknya. Nike menginvestasikan banyak pada kemasan mereka.
Nike Asli: Kotak terasa kokoh, tebal, dan dibuat dengan presisi. Tidak ada bagian yang penyok atau terlihat murahan. Label di sisi kotak tercetak rapi, jelas, dengan font yang konsisten dan spasi yang sempurna.
Nike Palsu: Kotak seringkali terbuat dari kardus yang lebih tipis dan ringkih. Labelnya bisa jadi hasil cetakan yang buruk, dengan font yang aneh, warna pudar, atau bahkan salah eja. Terkadang, penjual barang palsu bahkan tidak menyertakan kotak sama sekali ("sepatu doang, kak").
3. Kualitas Jahitan: Iblis Bersembunyi di Setiap Detail
Tag
Berita Terkait
-
Duel Abadi di Dunia Lari: Sepatu Adidas vs. Nike, Mana yang Kualitasnya Lebih Unggul?
-
Mulai Rp100 Ribuan, 5 Rekomendasi Sneakers Lokal Mirip Nike dan Adidas Terbaru 2025
-
Sering Dikira Mahal, Padahal Ada 7 Sepatu Nike Original Rp 500 Ribuan di Toko Resmi Indonesia
-
5 Sepatu Nike Air Max Harga Rp1 Jutaan yang Cocok Untuk Streetwear Harian
-
Pembeli Harus Jeli, Ini Cara Membedakan Sepatu Nike Ori vs KW: Apa Saja Cirinya?
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
Terkini
-
7 Sunscreen Moisturizer yang Ampuh Cegah Kerutan dan Flek Hitam, Mulai Rp30 Ribuan
-
6 Rekomendasi Parfum Mobil Aroma Kopi Terbaik yang Gak Bikin Mual Penumpang, Serasa di Kafe
-
Open Relationship Itu Apa? Istilah yang Dikaitkan dengan Kasus Mohan Hazian
-
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
-
5 Sepeda Polygon Paling Murah untuk Harian, Dijamin Andal dan Serbaguna
-
Warna Baju Apa yang Tidak Boleh Dipakai saat Imlek?
-
Apa Bedanya Parfum dan Body Mist? Ini Penjelasan dan Rekomendasi yang Layak Dicoba
-
Apa Artinya Jika Hujan Turun saat Tahun Baru Imlek? Ini Mitos dan Makna yang Dipercaya
-
Literasi Keuangan Dimulai dari Rumah: Membangun Kebiasaan Finansial Anak Sejak Dini
-
5 Amalan Utama di Akhir Bulan Sya'ban, Sambut Ramadan dengan Hati yang Suci