Cara Mengetahuinya: Tes online bisa menjadi awal, namun diskusi mendalam tentang deskripsi setiap tipe biasanya lebih akurat.
Manfaat untuk Hubungan: Ini membantu Anda memahami "mengapa" di balik perilaku pasangan. Anda akan lebih berempati pada sumber kecemasannya atau memahami apa yang benar-benar membuatnya merasa aman dan berharga.
4. Attachment Styles (Gaya Kelekatan)
Ini adalah teori psikologi serius yang menjelaskan cara seseorang membentuk ikatan dalam hubungan, biasanya terbentuk sejak masa kecil. Ada empat gaya utama: Secure (aman), Anxious-Preoccupied (cemas), Dismissive-Avoidant (penghindar), dan Fearful-Avoidant (campuran cemas-penghindar).
Cara Mengetahuinya: Kenali polanya. Apakah ia cenderung "lengket" dan butuh banyak penegasan (Anxious)? Atau ia cenderung menarik diri dan butuh ruang saat ada masalah (Avoidant)?
Manfaat untuk Hubungan: Ini adalah game-changer. Memahami gaya kelekatan bisa menjelaskan 90% dari dinamika konflik dalam hubungan. Anda bisa belajar cara menenangkan pasangan yang cemas atau cara memberi ruang pada pasangan yang penghindar tanpa merasa ditolak.
5. Financial Personality (Kepribadian Finansial)
Tes sederhana namun sangat krusial. Secara umum, orang terbagi menjadi dua kubu: Spender (si pembelanja) dan Saver (si penabung).
Cara Mengetahuinya: Sangat mudah. Lihat saja riwayat pengeluaran dan kebiasaannya. Apakah ia impulsif saat ada diskon (Spender)? Atau ia selalu menyisihkan uang di awal bulan (Saver)?
Baca Juga: Dimabuk Cinta, Dearly Djoshua Tulis Lirik Romantis Buat Ari Lasso: Hanya Mati yang Memisah
Manfaat untuk Hubungan: Uang adalah salah satu sumber konflik terbesar. Mengetahui kepribadian finansial masing-masing membantu Anda membuat anggaran bersama yang realistis dan menghindari pertengkaran di masa depan.
6. Conflict Resolution Style (Gaya Resolusi Konflik)
Bagaimana cara pasangan menghadapi pertengkaran? Ada lima gaya umum: Competing (ingin menang), Avoiding (menghindari konflik), Accommodating (mengalah), Collaborating (mencari solusi bersama), dan Compromising (saling memberi dan menerima).
Cara Mengetahuinya: Cukup ingat kembali pertengkaran terakhir Anda. Apa yang ia lakukan? Apakah ia langsung diam (Avoiding) atau ngotot dengan pendapatnya (Competing)?
Manfaat untuk Hubungan: Anda bisa memprediksi alur pertengkaran dan belajar cara menavigasinya. Jika Anda tahu ia seorang avoider, Anda bisa mendekatinya dengan lebih lembut untuk membahas masalah.
7. Apology Language (Bahasa Permintaan Maaf)
Mirip dengan Bahasa Cinta, ini adalah cara seseorang merasa bahwa sebuah permintaan maaf itu tulus. Ada lima bahasa: Expressing Regret ("Aku menyesal"), Accepting Responsibility ("Ini salahku"), Making Restitution (memperbaiki kesalahan), Genuinely Repenting (berjanji berubah), dan Requesting Forgiveness ("Maukah kamu memaafkanku?").
Cara Mengetahuinya: Saat Anda meminta maaf, apa yang membuatnya benar-benar luluh? Apakah saat Anda berkata, "Aku janji nggak akan mengulanginya lagi?" (Repenting) atau saat Anda menawarkan solusi untuk memperbaiki kerusakan (Restitution)?
Manfaat untuk Hubungan: Memastikan proses "baikan" setelah bertengkar berjalan efektif dan tidak meninggalkan sisa ganjalan di hati.
Tujuan akhir dari tes ini adalah untuk menemukan lebih banyak cara untuk membuka hati Anda kepadanya. Gunakan pengetahuan ini untuk bertanya, "Jadi kamu merasa lebih dicintai kalau aku membantumu ya, daripada kubelikan bunga?" atau "Aku sekarang paham kenapa kamu butuh waktu sendiri setelah kita bertemu banyak orang." Langkah ini bisa menjadi pondasi hubungan Anda ke depan.
Kontributor : Rizqi Amalia
Berita Terkait
-
Sadar Gempi Bisa Bingung Lihat Ibunya Gonta-ganti Pasangan, Gisel Terapkan Pola Asuh Terbuka
-
Beda dari yang Lain, Gisella Anastasia Konsisten Kenalkan Pacar ke Gempi
-
Beda Usia 8 Tahun dengan Cinta Brian, Gisella Anastasia Awalnya Enek: Gak Mau Lihat
-
Ari Lasso Ngamuk Dituding Selingkuh dengan Dearly Djoshua 5 Tahun Lalu: Semua Demi Viewers!
-
Seperti Ari Lasso, Sang Mantan Istri Juga Sudah Punya Tambatan Hati?
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali
-
Demi Jam Terbang, Persib Bandung Resmi Pinjamkan Henhen Herdiana ke PSM Makassar
-
Bejad, Oknum Guru Ngaji di Kota Serang Asusila Gadis Berusia 9 Tahun
-
Smart Stick Berbasis AI Karya Siswa Indonesia Dilirik Profesor China, Apa Keunggulannya?
-
Gamer Siap-Siap! Nintendo Switch dan Switch 2 Bakal Resmi Masuk Indonesia Desember 2026
-
Dorong Purnabakti Berwirausaha, BRI Hadirkan Kemudahan Pembiayaan Toko Mandiri Indogrosir
-
Buka Rekening BRI di Summarecon Bekasi, Nikmati Cashback Spesial BRImo!
-
200 Truk Kontainer di Tanjung Priok Diuji Emisi Demi Kejar Udara Bersih Pelabuhan