Suara.com - Di tengah banyaknya alternatif bantuan sosial, ada satu jenis kontribusi yang sering kali luput dari perhatian: pemberian mobil ambulans dan mobil jenazah. Meski terdengar sederhana, keberadaan kendaraan ini bisa menjadi penyelamat di saat-saat genting—mulai dari mengevakuasi pasien darurat hingga mengantar jenazah dengan layak.
Bantuan seperti ini bukan hanya soal fasilitas, tapi juga wujud kepedulian nyata yang dampaknya langsung terasa bagi masyarakat. Terlebih, masih banyak daerah, apalagi yang fasilitas kesehatannya terbatas, yang keberadaan ambulans kadang masih jadi barang langka.
Melihat kebutuhan tersebut, JNE dan TIKI tergerak untuk memberikan dukungan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk Berbagi untuk Kemanusiaan.
Dalam kegiatan yang digelar di Taman Yayasan Tuna Netra (Yatuna), Jakarta Timur, mereka menyerahkan dua unit mobil ambulans dan satu unit mobil jenazah untuk dimanfaatkan masyarakat di Jakarta Timur dan Pangkal Pinang.
Tak hanya itu, acara ini juga dilengkapi dengan layanan donor darah dan cek kesehatan gratis untuk warga sekitar, bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) dan Puskesmas Kecamatan Makasar. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kontribusi sosial tak melulu soal nominal besar, tapi tentang memberi apa yang benar-benar dibutuhkan warga.
Presiden Direktur JNE, M. Feriadi Soeprapto, menegaskan bahwa bantuan ini adalah wujud nyata filosofi “Berbagi, Memberi, dan Menyantuni” yang mereka pegang teguh.
“Kami berharap kendaraan ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya, terutama untuk mendukung layanan kesehatan dan kemanusiaan,” ujarnya.
Bantuan ini, menurut Feri, sejalan dengan sedang dibangunnya Masjid Jami Soeprapto Soeparno di di Kampung Makassar - Jakarta Timur.
"Kebetulan, masjid ini belum memiliki fasilitas mobil ambulans maupun mobil jenazah," katanya saat ditemui di Yayasan Natuna, Jakarta Timur, Rabu (13/8/2025).
Baca Juga: Daftar Nomor Kontak Darurat di Indonesia, Penting untuk Situasi Mendesak!
"Kami percaya bahwa kebahagiaan itu dapat disalurkan melalui kepedulian dengan semangat ‘Connecting Happiness’ yang selalu kami pegang teguh. Bantuan mobil ambulans dan jenazah ini adalah salah satu cara kami berkontribusi untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama dalam hal layanan kesehatan dan kemanusiaan. Kami berharap, kendaraan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk masyarakat sekitar,” katanya lagi.
Senada, Direktur Utama TIKI, Yulina Hastuti, menyampaikan bahwa kontribusi di bidang kesehatan dan keselamatan adalah bentuk nyata kepedulian mereka terhadap seluruh lapisan masyarakat.
“Setiap kontribusi, sekecil apa pun, punya arti besar bagi mereka yang membutuhkan,” katanya.
Bantuan yang mungkin jarang menjadi headline ini sebenarnya punya dampak yang luar biasa. Ambulans dan mobil jenazah adalah bagian dari infrastruktur kemanusiaan yang bekerja senyap, namun memberi manfaat besar saat masyarakat berada di titik paling membutuhkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
Terkini
-
4 Sepatu Under Armour Terbaik untuk Lari hingga Ngegym, Mulai Rp500 Ribuan
-
Memahami Sesar Naik Flores, Busur Raksasa di Balik Gempa 7,7 Hari Ini
-
UPH Festival 2026, Mahasiswa Baru Dibekali Cara Menghadapi Dunia dengan Ilmu, Integritas, dan Tujuan
-
KPK Dalami Pemberian dan Pengembalian Uang Pemkab Kuansing untuk Kemenhut
-
Gempa NTT: Alat Berat, Helikopter hingga Logistik Cadangan Lewotobi Dikerahkan
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
Kenapa Pakai Cushion Malah Beruntusan dan Bagaimana Cara Mengatasinya?
-
Mobil Terlaris Toyota 2026 Januari hingga Juli, MPV Masih Jadi Raja
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak