Makna Lagu Tabola Bale
Di balik beat cepat dan lirik jenaka, Tabola Bale sejatinya mengisahkan tentang perasaan seorang pria kepada wanita pujaannya.
Diceritakan, sang pria jatuh hati pada perempuan yang semakin cantik seiring berjalannya waktu. Semula polos, kini sang wanita tampil lebih menawan, hingga membuat si pria kian terpesona.
Ada pula nuansa romantis ketika tokoh pria bertekad menjadikan wanita itu pasangan hidupnya. Meski dikemas dengan bahasa ringan dan penuh humor, inti cerita lagu ini tetap tentang perjalanan cinta yang sederhana namun tulus.
Fenomena "Tabola Bale" dapat dikatakan menunjukkan bagaimana musik bisa menjadi jembatan persatuan.
Dengan menggabungkan unsur bahasa dari dua daerah berbeda, lagu ini seakan menegaskan makna "Bhinneka Tunggal Ika" yang juga menjadi tema pertunjukan di Istana Merdeka.
Di satu sisi, lagu ini mewakili keceriaan khas masyarakat Timur dengan gaya bahasa yang apa adanya. Di sisi lain, sentuhan Minang menghadirkan nuansa budaya Sumatera yang lembut dan romantis. Perpaduan inilah yang membuat Tabola Bale tidak hanya viral, tetapi juga diterima lintas kalangan.
Dari sebuah lagu populer di TikTok, "Tabola Bale" menjelma menjadi hiburan yang tampil di panggung kenegaraan.
Kehadirannya mungkin juga bisa dikatakan sebagai bukti pemerintah mulai membuka ruang bagi musik populer anak muda untuk tampil berdampingan dengan kesenian tradisional maupun upacara formal.
Buat yang ingin tahu lirik lagu Tabola Bale secara lengkap, simak lirik lagunya di bawah ini.
Baca Juga: Kenakan Baju Adat Melayu, Aksi Spontan Prabowo Turun Panggung Joget Tabola Bale Curi Perhatian
Lirik Lagu Tabola Bale
Lirik lagu berikut dikutip dari kanal YouTube resmi Silet Open Up:
Lia ade nona makin gaga, bikin kaka jadi suka
Dulu ade rambu kepang dua, skarang rambut merah-merah
Kaka lia ade tambah manis, pulang rantau dari mana?
Aduh ade nona, jang talalu pasang gaya depan kaka
Kaka jadi jatoh e
Kaka tabola-bale lia ade nona e
Su makin menyala e, kaka hati susah e
Ade bikin kaka mete, tidur malam bola-bale
Sejak kaka lia ade, aduh Tuhan ampun e
Ade lewat lorong depan rumah
Kaka jadi salting, sampe mood berubah
Semangat tiba-tiba gara-gara ade nona
Ini bidadari timur siapa yang punya?
Kaka lacak ko pu nama
Barang itu tra pake lama
Langsung tanya di ko pu mama
Ternyata ade nona, ko pu nama Maimuna
Eh Maimuna, eh lucunya
Kaka harap bisa satu rumah
Kalau terima sa pu cinta
Kaka janji kita langsung nikah
Ondeh Uda, jan lah baitu bana
Denai ko indaklah nan sarupo itu
Dek hanyo takuik mancaliak Uda
Acok mabuak-mabuakan
Dulu denai lah suko mancaliak Uda bakawan
Raso-raso ko ado, tapi denai diamkan
A wadaw wadaw, ini anak gagah lai
Su bale Jawa, tambah bening aja lai
Gaya semakin beda, bibir merah-merah
Aduh mama, mama ini siapa punya anak?
Dulu masih kici-kici-kici (nona!)
Sekarang bale Jawa makin cantik (nona!)
Ko perfect skali, asli bidadari
Jatuh dari langit
Kalo jadi deng ade kaka stop bamabo
To, su pasti kaka ni ade pu jodoh
Sumpah ni ja'o sodho, iwa mbodho
Demikian itu informasi tentang lagu Tabola Bale pakai bahasa apa. Setelah terjawab, kini saatnya memahami maknanya.
Kontributor : Mutaya Saroh
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Hampir Semua Layanan Publik di Jakarta Kini Gratis, Warga Diminta Ikut Awasi
-
Apakah Boleh Cuci Muka Pakai Air Hangat saat Mandi? Ini Penjelasannya
-
Bukan Sekadar Wisata, Ini Cara Kang Edai Menggerakan Kemiren
-
Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, BMKG Ungkap Penyebabnya
-
Birokrasi di Era Digital: Saat Keruwetan Administrasi Pindah ke Layar
-
GEMPAR di Pasar Ngino, Yuk Nonton Jathilan Sambil Nglarisi Pedagang!
-
Korban Kekerasan Dipaksa Bayar Biaya Visum, Zakat Diusulkan Jadi Solusi Dana Darurat
-
The Judge from Hell: Jika Hukum Gagal, Haruskah Keadilan Dicari di Neraka?
-
NTB Pakai Cadangan Pangan Bantu Korban Gempa di NTT
-
Satelit Copernicus Uni Eropa Siap Bantu Operasi Pencarian Korban Gempa NTT