Suara.com - Melanjutkan keberhasilan kolaborasi pada perayaan kemerdekaan tahun 2024, Jakarta Illustration & Creative Arts Festival (JICAF) bersama Asosiasi Media Luar-Griya Indonesia (AMLI) kembali bersinergi dengan berbagai pelaku lintas industri dalam acara “Titik Nol Bangsa” di Tugu Proklamasi, Jakarta. Rangkaian acara meliputi Upacara Penurunan Bendera, dilanjutkan dengan diskusi kebangsaan, dan ditutup dengan penampilan musik sebagai wujud perayaan.
Yoga Prathama, Creative Director JICAF menyampaikan optimismenya karya seni dapat menjadi medium yang tepat untuk menyampaikan pesan kecintaan pada Tanah Air.
“Kami percaya seni memiliki kekuatan untuk menyatukan dan menginspirasi. Melalui kampanye ini, kami ingin mengangkat talenta ilustrasi dan seni visual Indonesia ke ruang publik agar pesan yang menyirapkan cinta dan harapan bagi negeri ini dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” jelasnya.
Pada momentum bersejarah 80 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, JICAF, AMLI, serta berbagai mitra industri menampilkan karya seni dengan cara yang berbeda. Untuk pertama kalinya, penayangan karya perdana dilakukan di Titik Nol Bangsa bersamaan dengan Upacara Penurunan Bendera 17 Agustus 2025 di Tugu Proklamasi, Jakarta, pada pukul 17.00 WIB.
Upacara ini turut melibatkan musisi, seniman, komika, dan selebriti Indonesia sebagai petugas upacara, menambah makna kebersamaan dalam perayaan. Penyelenggaraan Titik Nol Bangsa ini diinisiasi oleh Gusti Irwan Wibowo yang tetap diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Bekasi meski sepeninggal almarhum Gustiwiw –panggilan akrab Gusti Irwan Wibowo - dengan didukung rekan-rekan komika, musisi, seniman, dan selebriti Indonesia.
Fabianus Bernadi, Ketua Umum DPP AMLI Indonesia, menegaskan pentingnya peran industri media luar-griya dalam kontribusi sosial dan budaya. “Kami ingin membuktikan bahwa media luar-griya selain merupakan media promosi komersial, tetapi juga kanal penyampai pesan positif yang menginspirasi. Pada momen bersejarah 80 tahun kemerdekaan ini, kami bangga dapat menjadi bagian dari perayaan yang mengangkat karya anak bangsa ke ruang publik.”
Sebagai bagian dari seremoni, akan ditampilkan 80 karya ilustrasi pilihan dari seniman JICAF 2025. Angka ini melambangkan usia kemerdekaan Indonesia, sekaligus menjadi simbol persatuan, kreativitas, dan harapan bagi masa depan bangsa. Setelah itu, karya tetap ditayangkan hingga 24 Agustus 2025, di seluruh titik videotron dan media luar-griya yang tergabung dalam jaringan AMLI di
berbagai kota Indonesia.
Melalui kolaborasi ini, JICAF dan AMLI berharap dapat memberikan pengalaman perayaan kemerdekaan yang lebih inklusif, kreatif, dan menginspirasi, serta membangun kebanggaan terhadap karya anak bangsa. ***
Baca Juga: Kado HUT RI ke-80: Pertamina EP Prabumulih Sukses Tingkatkan Produksi Migas Hingga 935%
Berita Terkait
-
Kado HUT RI ke-80: Pertamina EP Prabumulih Sukses Tingkatkan Produksi Migas Hingga 935%
-
300 Ribu Tamu Hadiri Perayaan HUT ke-80 RI, InJourney Pesta Rakyat Digelar di Sarinah Thamrin
-
Cek Kondisi Rumah Warga, Mendagri & Menteri PKP Kawal Pembangunan di Papua Pegunungan
-
Mendagri Tegaskan Dukungannya Terhadap Program Pembangunan 2.200 Rumah di Papua Pegunungan
-
Hadiri Acara Bakar Batu, Mendagri dan Menteri PKP Jalin Dialog Bersama Masyarakat Papua Pegunungan
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Gempa Dahsyat NTT, BUMN Alihkan Program Pemberdayaan Jadi Bantuan Darurat
-
Teknologi Hidroponik Dibawa ke Bekasi, Ibu Muda Dibekali Skill Bisnis Digital
-
Kemarau Panjang, 1.400 Hektare Lahan Pertanian di Parigi Moutong Terancam Gagal Panen
-
5 Rekomendasi Bedak Waterproof dan Sweatproof untuk Olahraga dan Gym
-
Sony Xperia 10 VIII Muncul di Geekbench: Chipset Lama, Pesona Tetap Menyala
-
Lonjakan 1.104 Titik Panas di Sumatera: Riau 97 Hotspot, Sumsel Terbanyak
-
Enrekang Paling Parah! Ini Fakta-fakta 112 Kasus Karhutla Ludeskan Hutan Sulawesi Selatan
-
Naik KRL Hingga Shuttle Gratis, Ini Akses Mudah ke BNI wondrX 2026
-
3 Fitur Tersembunyi Camera Assistant untuk Maksimalkan Kamera Galaxy A57 5G dan A37 5G
-
Direktur Perusahaan Buronan Korupsi Bank Sulselbar Ditangkap di Jakarta