Suara.com - Di tengah semarak perayaan Hari Kemerdekaan, Mothercare Indonesia, di bawah naungan PT Multitrend Indo Tbk, menghadirkan sesuatu yang lebih dari sekadar koleksi fashion anak.
Melalui kolaborasi dengan Seribu Paras, komunitas yang mempromosikan inklusivitas bagi penyandang Down Syndrome, Mothercare meluncurkan koleksi eksklusif bertajuk #MerdekadariStigma.
Koleksi ini bukan hanya tentang desain ceria dan warna-warni semangat kemerdekaan, tetapi juga tentang memberdayakan anak-anak berkebutuhan khusus dan mengajak masyarakat untuk memutus stigma yang masih melekat pada mereka.
Mothercare turut bekerja sama dengan POTADS (Persatuan Orang Tua Anak dengan Down Syndrome) untuk memastikan dampak kolaborasi ini menjangkau lebih banyak keluarga dan komunitas.
“Merdeka dari Stigma” Lewat Karya
CEO PT Multitrend Indo Tbk, Niraj Jain, menegaskan bahwa Mothercare ingin menghadirkan perubahan nyata melalui koleksi ini.
“Mothercare Indonesia sepenuhnya mendukung inklusivitas dan seruan ‘Merdeka dari Stigma’ bagi individu dengan Down Syndrome. Kami berkomitmen memberikan dampak nyata, oleh karena itu 50% dari laba bersih penjualan Koleksi Seribu Paras akan disumbangkan kepada POTADS," kata dia
Di luar koleksi ini, lanjut Niraj, pihaknya akan terus mengampanyekan inklusi dengan menyediakan pelatihan, menciptakan peluang kerja, serta bekerja sama erat dengan para ahli dan komunitas seperti Seribu Paras dan POTADS untuk mewujudkannya.
Pesan ini jelas:l, keberagaman adalah kekuatan, dan setiap anak memiliki potensi yang layak dirayakan.
Baca Juga: 5 Fakta Menusuk di Balik Video Viral Bocah Pungut Snack Pejabat
Vanessa: Karya yang Menginspirasi
Yang membuat koleksi Seribu Paras begitu istimewa adalah fakta bahwa seluruh desain pakaian anak di dalamnya diciptakan oleh Vanessa, seorang anak dengan Down Syndrome yang merupakan bagian dari komunitas Seribu Paras.
Bagi Vanessa, menggambar adalah ruang kebebasan untuk bercerita dan mengekspresikan dirinya. Dengan penuh kebahagiaan, ia mengatakan:
“Aku suka menggambar, karena itu membuat aku senang dan bisa berbagi cerita lewat gambar buatanku. Semoga teman-teman suka gambarku, dan ikut senang menggambar,” ucapnya.
Di balik karya Vanessa, ada dukungan penuh dari keluarganya. Sang ibu, Fintje Tjandra, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya.
“Setiap anak istimewa dengan caranya sendiri, termasuk Vanessa. Sejak kecil, kami melihat kecintaannya pada menggambar sebagai caranya mengekspresikan perasaan dan dunianya," ujar Fintje.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
Detektif Jubun Bongkar Rahasia Gelap Money Game Syariah: Waspada Riba Berkedok Surga
-
5 Water Heater Low Watt Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Keluarga Minimalis
-
5 Cushion Anti Keringat untuk Pekerja Kantoran, Makeup Tetap Fresh dan Tak Luntur
-
Rekam Jejak Roby Tremonti, Aktor yang Terseret Isu Child Grooming di Buku Aurelie Moeremans
-
Daftar Wilayah DIY yang Berpotensi Diguyur Hujan Petir hingga Pukul 15.00 WIB Hari Ini
-
5 Hair Tonic untuk Menumbuhkan Rambut, Ampuh Atasi Kerontokan dan Kebotakan
-
4 Sepatu Sneakers Wanita Mulai Rp100 Ribuan, Empuk dan Anti Lecet Dipakai Jalan
-
Kenapa Korban Grooming Seperti Aurelie Moeremans Cenderung Diam? Waspadai Ciri-cirinya!
-
5 Moisturizer Terbaik Harga Pelajar untuk Mencerahkan Wajah, Mulai Rp20 Ribuan
-
Alasan Aurelie Moeremans Terbitkan Buku Broken Strings secara Gratis