Partai NasDem memang dikenal banyak menggaet tokoh-tokoh dari kalangan selebriti, dan Nafa menjadi salah satunya.
Kehadirannya di dunia politik menambah panjang daftar artis Indonesia yang banting setir masuk ke parlemen.
Namun, berbeda dengan sekadar pencitraan, Nafa menegaskan bahwa ia ingin serius membuktikan kontribusinya. Hal inilah yang membuat publik menaruh perhatian lebih padanya.
Sebelum benar-benar terjun ke politik, Nafa Urbach dikenal luas sebagai penyanyi dengan genre pop dan juga aktris sinetron era 1990-an hingga 2000-an.
Lagu-lagu hitsnya seperti Hatiku Bagai Terpenjara membuat namanya sangat populer. Ia juga kerap menghiasi layar kaca melalui sejumlah judul sinetron.
Popularitasnya di dunia hiburan menjadi modal penting ketika ia masuk ke politik. Masyarakat sudah mengenal wajah dan namanya, sehingga lebih mudah baginya untuk mendapatkan perhatian publik.
Namun, Nafa menyadari bahwa politik bukan hanya soal popularitas, melainkan juga tentang kerja nyata.
Keputusan Nafa untuk terjun ke dunia politik sempat menjadi pembicaraan masyarakat. Ia dituding tak memiliki latar belakang pendidikan maupun pengalaman di dunia politik.
Selama menjadi anggota DPR RI, Nafa kerap menyoroti banyak kebijakan. Namun, pernyataannya soal jarak rumahnya ke Senayan yang jauh membuat ia justru menjadi sorotan.
Baca Juga: Kekayaan Nafa Urbach yang Dukung Tunjangan Rumah DPR Rp 50 Juta Per Bulan
Nafa Urbach mengaku rumahnya terlalu jauh dari Senayan, yaitu di bagian Bintaro. Alhasil, ia turut mendukung kenaikan tunjangan anggota DPR RI.
Kontributor : Dea Nabila
Berita Terkait
-
Kekayaan Nafa Urbach yang Dukung Tunjangan Rumah DPR Rp 50 Juta Per Bulan
-
Ungkit Anggaran Negara dari Pajak Rakyat, Sentilan Ahok ke DPR: Jangan Cuma Terima Gaji, tapi...
-
Ahok Ikut Komentar Soal Kenaikan Gaji Anggota DPR: Mau Rp1 Miliar Sebulan Oke
-
Ahok Tegur Legislator PDIP Gegara Diam soal Kenaikan Gaji Anggota DPR
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Prajurit dan Persit Yonif 413/Bremoro Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT
-
Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan