Suara.com - Hari Jumat, 22 Agustus 2025, menandai pekan terakhir di bulan Safar. Dalam kalender Hijriah, setelah Safar akan tiba bulan Rabiul Awal, sebuah bulan yang penuh kemuliaan karena di dalamnya lahirnya sang teladan umat, Nabi Muhammad SAW.
Khutbah Jumat hari ini mengajak seluruh umat Muslim untuk melakukan refleksi diri, membersihkan jiwa, dan mempersiapkan hati menyambut bulan yang agung ini.
Khutbah Pertama
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Alhamdulillahilladzi arsala rasulahu bil huda wa dinil haqqi liyuzhirahu aladdini kullihi walau karihal kafirun. Asyhadu an la ilaha illallah wahdahu la syarika lah, wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhu wa rasuluh. Allahumma shalli wa sallim wa barik ‘ala sayyidina Muhammad wa ‘ala alihi wa sahbihi ajma’in. Amma ba’du.
Ma'asyiral Muslimin rahimakumullah,
Segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan kita nikmat iman dan Islam, sehingga kita bisa berkumpul di masjid yang mulia ini untuk menunaikan salah satu kewajiban kita, salat Jumat.
Pada kesempatan ini, marilah kita senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya.
Saudaraku sekalian, kita berada di pengujung bulan Safar. Bulan ini sering kali dianggap sebagai bulan yang penuh musibah atau sial oleh sebagian masyarakat.
Baca Juga: Bupati Bogor Hidupkan Lagi Jumat Keliling: Tak Cuma Urus Masjid, Rumah Warga Ikut Dibedah
Padahal, dalam ajaran Islam, tidak ada bulan yang membawa kesialan. Semua hari dan bulan adalah milik Allah SWT. Kebaikan atau keburukan yang kita alami sejatinya berasal dari amal perbuatan kita sendiri.
Oleh karena itu, di akhir bulan Safar ini, marilah kita merenung, mengevaluasi diri, dan memohon ampunan atas segala dosa dan khilaf yang telah kita perbuat.
Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Imran ayat 185: "Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan balasanmu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, sungguh dia memperoleh kemenangan. Kehidupan dunia hanyalah kesenangan yang memperdaya."
Ayat ini mengingatkan kita bahwa hidup ini adalah sebuah perjalanan menuju akhirat. Bulan Safar yang akan kita tinggalkan ini adalah bagian dari perjalanan itu.
Marilah kita jadikan sisa-sisa hari di bulan ini sebagai momentum untuk memperbaiki diri, meningkatkan ibadah, dan memperbanyak amal saleh.
Setelah Safar, kita akan memasuki bulan Rabiul Awal, bulan yang sangat mulia karena di dalamnya lahirnya Nabi Muhammad SAW. Kelahiran beliau membawa rahmat bagi seluruh alam semesta, membebaskan manusia dari kegelapan jahiliyah menuju cahaya Islam.
Berita Terkait
-
Maulid Nabi 2025 Berapa Hari Lagi? Ini Jadwal dan Cara Terbaik Menyambutnya
-
Niat Sholat Rebo Wekasan Bulan Safar, Lengkap dengan Tata Cara dan Doa
-
Punya Energi Sakral, 5 Weton Ini Pantang Diremehkan Kata Primbon Jawa
-
Mpok Alpa Wafat di Hari Jumat, Benarkah Pertanda Baik? Ini Dalilnya dan Perdebatan Ulama
-
Berkaca dari Wafatnya Mpok Alpa, Apa Keistimewaan Meninggal di Hari Jumat Menurut Islam?
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
Ulasan Novel Burung-Burung Berkisah: Keindahan Alam dalam Sastra Klasik
-
Daftar Negara yang Bisa QRIS Cross-Border BRImo
-
Uji Rasa Aditya Kwetiau Jambi: 15 Tahun Eksis, Porsinya Bikin Dompet Aman Perut Kenyang!
-
Tiga Penjarah Fasilitas Masjid di Tulang Bawang Berakhir di Tangan Polisi
-
Mimpi Besar Motor Listrik Nasional Dituntut Bukan Sekadar Proyek Seremonial Belaka
-
Ulasan Anggur Kemurkaan: Kisah Tragis Keluarga Joad di Tengah Krisis Amerika
-
Tragedi Rem Blong di Jombang: Truk Seruduk Buruh Pabrik, Dua Nyawa Melayang Seketika
-
Donald Trump Restui Arab Saudi Kembangkan Nuklir
-
Sinopsis 72 Hours, Film Komedi tentang Pesta Bujangan Berujung Kekacauan
-
Dorong Ekonomi Kerakyatan, Danantara Sambangi Nasabah Binaan PNM di Mojokerto