Suara.com - Pompa air Shimizu PS 135 E menjadi salah satu produk yang banyak dicari di Google. Banyak orang ingin tahu mengenai spesifikasi, harga, hingga keunggulannya.
Salah satu pertanyaan yang kerap muncul adalah soal kedalaman daya hisap pompa air ini. Hal ini penting, terutama bagi yang ingin menggunakannya di sumur rumah.
Sebagai catatan, Shimizu adalah merek pompa air populer asal Indonesia dengan produk yang beragam, mulai dari pompa sumur dangkal, semi jet, hingga multistage pump.
Menariknya, Shimizu juga menjadi satu-satunya produsen pompa air di Indonesia yang memiliki fasilitas teknologi pembuatan Pressure Tank berkapasitas 19 liter.
Nah, untuk menjawab rasa penasaran seputar kedalaman hisap, harga, dan keunggulan Shimizu PS 135 E, berikut ulasan lengkap yang bisa jadi referensi.
Shimizu PS 135 E untuk Kedalaman Berapa?
Pompa air Shimizu PS 135 E memiliki daya hisap maksimal hingga 9 meter dengan total head maksimal 30 meter. Kapasitas airnya mencapai 31 liter per menit.
Pada kondisi head 5 meter, debit air yang dihasilkan sekitar 28 liter per menit, sedangkan pada head 20 meter debitnya berkurang menjadi sekitar 10 liter per menit.
Pompa air ini hadir dengan daya output 125 dan konsumsi input sebesar 0,33 kW. Perangkat ini tetap hemat energi meski digunakan dalam jangka panjang.
Baca Juga: 4 Rekomendasi Pompa Air untuk Kedalaman 20 Meter, Cocok untuk Sumur Bor dan Rumah Bertingkat
Lalu kapasitas alirannya mencapai 28 liter per menit untuk ketinggian rendah dan 10 liter per menit untuk kedalaman lebih dalam.
Bagian pipa hisap berukuran 1 inch, cocok untuk menyedot air secara cepat dari sumber. Sementara itu, pipa dorong juga berukuran 1 inch.
Shimizu PS 135 E Harganya Berapa?
Melansir dari e-commerce Shopee Shimizu Official Shop, harga pompa air Shimizu PS 135 E dibanderol sekitar Rp783.300. Produk ini cukup laris dengan penjualan lebih dari 300 unit dan mendapatkan rating tinggi, yakni 4.8 dari para pembeli.
Keunggulan Pompa Air Shimizu PS 135 E
Salah satu keunggulan pompa air dari Shimizu ini adalah pengecatan small tank yang menggunakan sistem EDP Coating.
Tag
Berita Terkait
-
4 Rekomendasi Pompa Air untuk Kedalaman 20 Meter, Cocok untuk Sumur Bor dan Rumah Bertingkat
-
5 Pompa Air Hemat Listrik dengan Semburan Super Kuat, Awet Bertahun-tahun
-
Rekomendasi 7 Pompa Air 125 Watt, Cocok untuk Rumah Lantai 2 Berdaya Listrik Rendah
-
7 Rekomendasi Pompa Air Sumur Dalam Terbaik, Cocok untuk Kedalaman hingga 30 Meter
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Survei Ipsos: Masyarakat Kini Tak Lagi Mudah Tergiur Promo
-
Keberlanjutan Tak Lagi Sekadar Tren, Begini Cara Industri Mulai Mengubah Cara Bertumbuh
-
Pameran Hewan Kini Punya Wajah Baru, Edukasi dan Komunitas Jadi Daya Tarik Utama
-
6 Sunscreen Terbaik untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat di Indonesia
-
6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
-
3 Moisturizer Jepang Terbaik untuk Lawan Penuaan Dini, Bikin Kulit Kencang dan Glowing!
-
Apa Cushion yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi Terbaik sesuai Review
-
Sunscreen atau Primer Dulu? Ini Panduan Skincare dan Makeup Tahan Lama
-
Sabun Cuci Muka Apa yang Cocok untuk Kulit Berminyak? Ini 5 Pilihan dengan Klaim Kontrol Minyak
-
Kardinal Suharyo Soroti Krisis Moral di Era Teknologi: Dunia Masih Butuh Suara Hati