Beberapa nama yang mendapatkan tanda kehormatan di antaranya adalah Puan Maharani, Ahmad Muzani, Sultan Bachtiar Najamuddin, Wiranto, Agus Harimurti Yudhoyono, Hashim Djojohadikusumo, hingga aktris senior Christine Hakim.
Mereka dianugerahi penghargaan berbeda, mulai dari Bintang Republik Indonesia Utama, Bintang Mahaputera Adipurna, hingga Bintang Budaya Parama Dharma.
Dengan daftar panjang penerima tersebut, jelas bahwa pemerintah ingin memberikan apresiasi kepada tokoh-tokoh yang telah memberikan pengaruh nyata bagi Indonesia, baik di ranah politik, ekonomi, budaya, maupun sosial.
Profil Haji Isam
Haji Isam memiliki nama lengkap Andi Syamsuddin Arsyad. Ia lahir di Bone, Sulawesi Selatan, pada 1 Januari 1977.
Perjalanan hidupnya cukup inspiratif. Sebelum dikenal sebagai salah satu pengusaha tambang tersukses di Indonesia, ia pernah bekerja sebagai sopir truk, kuli kayu, hingga penambang biasa.
Ketekunannya membuat ia perlahan membangun jaringan bisnis hingga akhirnya melahirkan PT Jhonlin Group. Perusahaan ini kini membawahi berbagai anak usaha, di antaranya:
- PT Jhonlin Baratama (pertambangan batubara)
- PT Jhonlin Marine and Shipping (pelayanan pelabuhan dan transportasi laut)
- PT Jhonlin Air Transport (transportasi udara)
- PT Jhonlin Agromandiri dan Jhonlin Agro Raya (agribisnis dan manufaktur)
Keberhasilannya membawa Jhonlin Agro Raya melantai di bursa saham pada 2022 menjadi bukti transformasi bisnisnya ke arah lebih modern dan profesional.
Selain itu, Haji Isam juga dipercaya sebagai Anggota Dewan Penasehat Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia untuk periode 2024–2029. Posisi ini semakin mengukuhkan statusnya sebagai tokoh penting dalam dunia usaha nasional.
Di balik sosoknya yang dikenal sebagai crazy rich asal Kalimantan, Haji Isam tetap memperlihatkan kepedulian terhadap pembangunan ekonomi daerah.
Baca Juga: Belum Setahun Kerja, Banyak Menteri Prabowo Dapat Tanda Kehormatan, Apa Jasanya?
Perannya dalam membuka ribuan lapangan kerja, membantu proyek pemerintah, serta kontribusinya terhadap perekonomian nasional menjadi alasan utama mengapa negara menganugerahinya Bintang Mahaputera Utama.
Demikian itu informasi mengenai Haji Islam yang dapat penghargaan bintang Bintang Mahaputra Utama. Ia bertransformasi dari sopir truk hingga menjadi pemilik konglomerasi besar.
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
5 Mesin Cuci Front Loading Langsung Kering Tanpa Jemur, Baju Bisa Langsung Dipakai
-
5 Zodiak Paling Hoki Soal Keuangan dan Karier pada 13 April 2026
-
5 AC Portable Mini Watt Kecil untuk di Kamar: Angin Semriwing, Anti Ribet Pemasangan
-
7 Mesin Cuci 2 Tabung yang Awet dan Hemat Listrik, Cucian Cepat Kering dan Bersih Maksimal
-
Pilah Sampah dari Sumber, Jalan Nyata Jakarta Tekan Timbulan hingga Tuntas
-
Transformasi Pengelolaan Sampah Daerah Harus Dimulai dari Hulu, Bukan Solusi Instan Hilir
-
Kemenekraf Dukung IDD Pavilion Tembus Dunia, Target Ubah Citra Indonesia Jadi Pusat Desain Global
-
Bagaimana Cara agar Cushion Tidak Luntur Saat Berkeringat? 7 Tips Makeup Tahan Lama di Cuaca Panas
-
5 Serum Anti Aging Ampuh untuk Hilangkan Kerutan Wajah
-
5 Bedak Glad2Glow untuk Kulit Sawo Matang yang Tahan Lama