Jika menempel pada kulit, senyawa ini menimbulkan gatal, ruam merah, melepuh, hingga luka bakar kimia. Reaksi dapat berbeda pada tiap orang, terutama bagi mereka yang kulitnya sensitif.
Selain iritasi lokal, paparan gas air mata juga bisa meningkatkan detak jantung dan tekanan darah.
Bagi penderita penyakit jantung, hal ini bisa memicu komplikasi berbahaya seperti serangan jantung mendadak.
Ada beberapa faktor yang bisa memperbesar risiko jika terpapar gas air mata, seperti :
- Paparan terjadi di ruang tertutup atau area minim ventilasi.
- Konsentrasi gas sangat tinggi atau diarahkan dari jarak dekat.
- Paparan berlangsung dalam durasi lama tanpa akses udara segar.
- Individu memiliki riwayat penyakit seperti asma, PPOK, atau gangguan jantung.
- Situasi panik menyebabkan kerumunan saling dorong sehingga risiko cedera fisik atau pingsan meningkat.
- Bahkan pada ibu hamil, beberapa penelitian awal pada hewan menunjukkan potensi bahaya terhadap janin, meski bukti pada manusia masih perlu kajian lebih lanjut
Apakah Bisa Menyebabkan Kematian?
Secara prinsip, gas air mata dikategorikan sebagai senjata non-mematikan. Namun, catatan medis menunjukkan bahwa dalam kondisi ekstrem, paparan gas air mata bisa berujung fatal.
Kombinasi kesulitan bernapas, lonjakan tekanan darah, dan kerusakan jaringan tubuh dapat menyebabkan kegagalan organ vital.
Beberapa laporan kasus menunjukkan kematian terjadi terutama bila gas digunakan di ruang sempit atau terhadap kelompok dengan kondisi kesehatan rentan.
Tindakan Darurat Saat Terpapar
Jika terpapar, ada beberapa cara yang bisa dilakukan, antara lain :
- Segera menjauh dari sumber paparan dan cari udara segar. Hindari area rendah karena partikel cenderung mengendap.
- Lindungi saluran pernapasan dan mata dengan kain basah atau masker sementara.
- Bilas mata dan kulit menggunakan air bersih selama 10–30 menit. Jangan mengucek mata karena bisa memperparah iritasi.
- Mandi dan ganti pakaian agar partikel kimia tidak terus menempel.
- Bila gejala parah seperti sesak berat atau pingsan terjadi, segera cari bantuan medis
Gas air mata memang bukan senjata yang dirancang untuk membunuh, tetapi penggunaannya tetap membawa risiko kesehatan serius.
Baca Juga: Analis Politik Cium Ancaman 'Jawa Spring', Sebut Protes Pati Jadi Pemicunya
Pada dosis tinggi, ruang tertutup, atau pada orang dengan kondisi medis tertentu, gas ini bisa memicu komplikasi yang berujung pada kematian.
Pemahaman mengenai dampak dan cara penanganan darurat sangat penting agar masyarakat dapat lebih waspada dan melindungi diri bila sewaktu-waktu terpapar.
Kontributor : Dea Nabila
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
Terkini
-
Berapa Gaji Mitra BPS Sensus Ekonomi 2026? Ini Syarat dan Link Resmi Daftarnya
-
7 Sepatu PUMA Termurah yang Lagi Diskon di Foot Locker, Mulai Rp600 Ribuan
-
5 Pilihan Bedak Padat Terbaik untuk Touch Up: Wajah Kembali Segar, Bebas Kilap Anti Dempul
-
Hari Kenaikan Yesus Kristus Itu Apa? Simak Sejarah dan Makna Teologisnya
-
5 Rekomendasi Bedak Tabur Lokal Alternatif Chanel, Hasil Makeup Mulus dan Flawless
-
Souvenir Pernikahan Aksa Anak Soimah Isinya Apa? Bikin Gilang Dirga Takjub
-
Apakah Bedak Dingin Bisa Menghilangkan Gatal?
-
7 Sunscreen untuk Haji yang Wudhu Friendly, Adem Dipakai dan Harga Ramah Kantong
-
Apa Arti Oda dan Ody? Panggilan Baru Maia Estianty dan Irwan Mussry
-
Tanggal Merah Bulan Mei 2026 Kapan Saja? Jadi Libur Terbanyak dengan Cuti Bersama dan Long Weekend