- Weton Pahing diyakini punya wibawa dan aura kuat.
- Pancer Pahing disebut paling tinggi di pasaran Jawa.
- Hidupnya penuh ujian, jadi pribadi tangguh bijaksana.
Suara.com - Dalam interaksi sosial, pernahkah Anda bertemu seseorang yang pendiam, namun kehadirannya seketika membuat suasana menjadi hening dan orang di sekitarnya merasa segan?
Fenomena ini seringkali bukan disebabkan oleh status, kekayaan, atau penampilan fisik, melainkan oleh sesuatu yang lebih subtil dan mistis, yaitu aura bawaan dari hari kelahiran atau weton.
Menurut kepercayaan masyarakat Jawa yang tertuang dalam Primbon, weton atau hari kelahiran diyakini memiliki pengaruh besar terhadap karakter, jalan hidup, hingga energi spiritual seseorang.
Salah satu weton yang paling sering menjadi perbincangan karena daya magisnya yang kuat adalah weton Pahing.
Pembahasan mendalam mengenai misteri di balik weton ini diulas dalam sebuah video di kanal YouTube Ngaos Jawa.
"Pernahkah panjenengan bertemu seseorang yang tidak banyak bicara, tetapi kehadirannya membuat orang lain otomatis diam, segan, bahkan merasa tertekan tanpa sebab?" demikian pertanyaan pembuka dalam video tersebut, yang langsung memantik rasa penasaran penonton.
Menurut kanal tersebut, individu yang lahir pada pasaran Pahing dianugerahi wibawa alami, tatapan mata yang tajam, dan energi spiritual yang begitu kuat sehingga mampu membuat orang lain merasa segan tanpa alasan yang logis.
"Sosok seperti ini seringkali bukan karena pangkat, kekayaan, atau penampilan, melainkan karena aura bawaan dari hari kelahiran mereka," jelas narator dalam video tersebut.
"Dalam kepercayaan Jawa, hari lahir atau weton diyakini menentukan karakter, jalan hidup, hingga energi mistis seseorang."
Baca Juga: Bukan Sekadar Hoki, Primbon Jawa Ungkap 'DNA' Kekayaan Tersembunyi di Balik 5 Weton Ini
Pancer Paling Kuat di Antara Pasaran Jawa
Dalam budaya Jawa, keyakinan yang diwariskan secara turun-temurun menyebutkan bahwa setiap manusia lahir dengan membawa "pancer" atau pusat energi yang melekat sepanjang hidupnya.
Pusat energi inilah yang kemudian memengaruhi watak dan cara orang lain memperlakukannya. Weton Pahing dikenal memiliki pancer paling kuat di antara pasaran Jawa lainnya.
Orang yang lahir pada weton ini digambarkan memiliki semacam magnet gaib. Kehadirannya mampu mengubah suasana secara drastis.
Sebuah ruangan yang tadinya penuh canda tawa bisa seketika menjadi lebih tenang saat seorang dengan weton Pahing masuk. Orang-orang di sekitarnya tanpa sadar akan menjaga sikap dan merasakan tekanan batin.
"Bukan karena mereka menakutkan secara fisik, melainkan karena energi yang dipancarkan dari dalam jiwa mereka begitu kuat," ungkap video Ngaos Jawa.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim