Suara.com - Transplantasi rambut kini menjadi salah satu prosedur estetika yang semakin diminati seiring meningkatnya masalah kerontokan rambut di kalangan pria dan wanita.
Namun, keberhasilan prosedur ini tak hanya bergantung pada teknik transplantasi semata, melainkan juga pada perawatan penunjang pasca-prosedur.
Menjawab tantangan ini, ST Indonesia memperkenalkan ARCHE, sebuah medical grade hair growth booster berbasis Ideal Size Chitosan (ISC) melalui Expert Session bertajuk “Aesthetic Regrowth through Chitosan for Hair Evolution” yang digelar di ERHA Central Iskandarsyah, Jakarta Selatan.
Acara ini menghadirkan pakar internasional dan praktisi klinis Indonesia untuk mengupas peran ARCHE sebagai solusi medis pendukung keberhasilan hair transplant sekaligus terapi kerontokan rambut.
ARCHE dan Teknologi Ideal Size Chitosan
Chitosan telah lama dikenal dalam dunia medis karena sifat antimikroba, anti-inflamasi, dan penyembuhan luka.
Dengan teknologi Ideal Size Chitosan (ISC), molekul chitosan diolah menjadi low molecular weight chitosan (LMWC) yang membuatnya lebih mudah larut dalam air, aman, minim efek samping, dan efektif menstimulasi regenerasi sel.
Formulasi ini menjadikan ARCHE bukan hanya solusi terapi kerontokan rambut, tetapi juga booster pertumbuhan folikel rambut baru sekaligus adjuvan pasca-transplantasi rambut.
Dalam sesi pemaparannya, Prof. Byung Cheol Park, ahli dermatologi sekaligus pakar pertumbuhan rambut asal Korea Selatan, menjelaskan potensi besar ARCHE sebagai inovasi medis.
Baca Juga: Habis Begadang atau Nangis Semalaman? Ini 7 Trik 'Ajaib' Kempeskan Mata Bengkak
“Chitosan memiliki efek anti-inflamasi, antibakteri, dan wound healing. Dengan teknologi Ideal Size Chitosan, ARCHE mampu memberikan hasil lebih signifikan dalam mempercepat penyembuhan luka sekaligus menstimulasi pertumbuhan rambut baru,” jelas Prof. Park.
Prof. Park menegaskan bahwa keberhasilan transplantasi rambut memerlukan dukungan terapi tambahan agar hasilnya optimal.
“Transplantasi rambut efektif, tetapi tetap membutuhkan booster seperti ARCHE. ARCHE membantu mempercepat pemulihan, meminimalisasi fase telogen yang berkepanjangan, dan membuat folikel rambut baru tumbuh lebih cepat serta lebih sehat,” tambahnya.
Menurutnya, ARCHE berpotensi menjadi “standard of care” baru dalam perawatan kerontokan rambut. “Saya sangat merekomendasikan ARCHE untuk para dokter di Indonesia sebagai booster pertumbuhan rambut yang aman dan efektif,” tutupnya.
Hasil Penelitian Klinis di Indonesia
Selain Prof. Park, sesi ini juga menghadirkan dr. Nilam Pamela, Sp.D.V.E., FINSDV, dokter dermatologi yang membagikan hasil penelitian klinis penggunaan ARCHE pada pasien Indonesia pasca-transplantasi rambut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga
-
Kejagung Tetapkan Tersangka Baru TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Di Balik Profesi Petugas Damkar, Ada Risiko yang Tak Selalu Terlihat
-
Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti
-
BNI Sekuritas Buka Suara soal Dugaan Perundungan yang Seret Nama Pegawai di Media Sosial