Dalam postingan di akun Instagram @/purbayayudhi yang diunggah pada 9 Juni 2024 memperlihatkan salah satu koleksi keris miliknya.
"Abis jalan di car free day, terus makan mie....terus maen keris..." ujar Purbaya dalam unggahan itu.
Postingan itu memperlihatkan foto sebuah keris dengan posisi berdiri di atas warangka (sarungnya).
Dalam unggahan yang lain, Purbaya juga memperlihatkan video sebuah keris dengan desain Semar di bagian pangkal.
"Ini mas semar bisa berdiri juga..semar mesem...cantik," kata Purbaya sambil merekam keris tersebut.
Terlihat ada dua warangka keris lain yang tergeletak di mejanya.
Sebenarnya, ada penjelasan logis bagaimana sebuah keris yang berdesain asimetris itu bisa berdiri. Bahkan tidak ada kaitannya dengan hal mistis sekalipun.
Sebuah keris biasanya didesain dengan bentuk yang unik dan cenderung tidak simetris. Walau begitu, keris memiliki titik keseimbangan tertentu.
Biasanya, titik keseimbangan pada keris dapat ditemukan dengan warangka. Sehingga bisa diletakkan dalam posisi berdiri.
Baca Juga: Sertijab Menkeu, Sri Mulyani Minta Maaf dan Beri Pesan Terakhir
Keris, bagi sebagian orang, mungkin hanya dianggap sebagai produk budaya tradisional. Namun, di baliknya terkandung nilai seni, ketekunan, dan filosofi yang luar biasa.
Setiap bilah keris memiliki identitasnya sendiri, yang dikenal sebagai dapur (bentuk), pamor (hiasan pada bilah), dan tangguh (perkiraan era pembuatan). Memahami keris berarti menyelami dunia metalurgi, seni tempa, hingga simbolisme yang sarat makna.
Hobi unik ini membuktikan bahwa seorang pemimpin tidak hanya dibentuk oleh gelar akademis dan jabatan. Karakter dan kebijaksanaannya juga diasah melalui minat pribadi yang memperkaya jiwa.
Kontroversi
Belum genap sehari dilantik menjadi Menteri Keuangan, Purbaya sudah membuat pernyataan yang menimbulkan kontroversi.
Hal itu terkait dengan seruan 17+8 Tuntutan Rakyat sebagai puncak dari aksi ribuan massa di berbagai daerah akhir Agustus 2025 kemarin.
“Saya belum belajar itu, tapi sederhananya begini, itu kan suara sebagian kecil rakyat kita. Kenapa? Mungkin sebagian merasa terganggu, hidupnya masih kurang ya," kata Purbaya menjawab pertanyaan wartawan.
Menurut Purbaya dengan menyusun strategi yang tepat pertumbuhan ekonomi bisa naik hingga 6–7 persen. Dia meyakini, ketika ekonomi terakselerasi, tuntutan rakyat akan hilang secara otomatis.
“Mereka akan sibuk cari kerja dan makan enak, dibandingkan demo,” imbuhnya.
Publik kini menanti, bagaimana filosofi arif bilah-bilah pusaka koleksinya akan tecermin dalam kebijakan ekonomi Indonesia di bawah kepemimpinannya.
Bagaimana menurut Anda? Apakah hobi dan minat pribadi seorang pemimpin dapat memengaruhi gaya kepemimpinannya? Bagikan pendapat Anda di kolom komentar di bawah ini!
Berita Terkait
-
Akun IG Yudo Sadewa, Anak Purbaya Yudhi Sadewa Hilang Usai Ejek Sri Mulyani Agen CIA
-
Benarkah Sri Mulyani Agen CIA Seperti Tuduhan Akun Yudo Sadewa Ini? Cek Faktanya
-
Kenapa Anak Menkeu Baru Purbaya Yudhi Sadewa Mendadak Viral?
-
Pandji Pragiwaksono Blak-blakan Skakmat Menkeu Baru Purbaya: Yang Gini-gini Bikin Orang Demo!
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement
-
Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok