- Charlie Kirk tewas ditembak di Utah Valley University pada Rabu, 10 September 2025.
- Charlie Kirk dikenal sebagai influencer pro Donald Trump.
- Sebagai CEO TPUSA, Kirk menerima gaji tahunan fantastis, sekitar 500.000 dolar.
Suara.com - Charlie Kirk tewas ditembak di Utah Valley University (UVU), Orem, Utah, pada Rabu, 10 September 2025. Semasa hidup, Charlie Kirk dikenal sebagai influencer sayap kanan sekaligus pendukung setia Presiden Donald Trump.
Kematian Charlie Kirk diduga sebagai pembunuhan politik. Lantas, berapa kekayaan Charlie Kirk yang memiliki pengaruh kuat sebagai influencer pro Trump?
Kekayaan Charlie Kirk
Kekayaan bersih Charlie Kirk diperkirakan mencapai 12 juta dolar AS, atau sekitar Rp180 miliar, pada saat kematiannya. Angka ini belum diverifikasi secara resmi, tetapi didasarkan pada pendapatan dari berbagai sumber.
Sebagai CEO TPUSA, Kirk menerima gaji tahunan yang signifikan, diperkirakan sekitar 500.000 dolar (Rp7,5 miliar), ditambah bonus dari donasi organisasi yang mencapai puluhan juta dolar per tahun.
TPUSA sendiri memiliki aset lebih dari 50 juta dolar. Aset ini sebagian besar dari kontribusi konservatif kaya seperti keluarga Koch dan Foster Friess.
Selain itu, pendapatan Kirk berasal dari media dan publikasi. Podcast-nya menghasilkan jutaan dari sponsor dan iklan, sementara buku-bukunya terjual ratusan ribu eksemplar.
Sosoknya juga memiliki investasi di real estate, termasuk properti mewah di Arizona dan Illinois, yang bernilai jutaan dolar.
Kirk menikah dengan Erika Frantzve, seorang produser media, dan memiliki dua anak, yang kemungkinan akan mewarisi aset tersebut.
Baca Juga: Detik-detik Charlie Kirk Ditembak saat Pidato di Depan Ratusan orang
Gaya hidupnya sendiri cukup mewah, meskipun ia sering menekankan nilai-nilai sederhana dalam pidatonya. Ia memiliki mobil mewah dan rumah-rumah bernilai tinggi.
Beberapa laporan menyebutkan bahwa Kirk juga terlibat dalam produksi film dan acara TV konservatif, yang menambah portofolio keuangannya.
Kronologi Kematian Charlie Kirk
Insiden penembakan di UVU terjadi pada Rabu malam, 10 September 2025, selama acara Turning Point Action yang diselenggarakan oleh Kirk.
Menurut laporan, Kirk sedang berpidato di depan ratusan mahasiswa ketika tembakan terdengar dari jarak 100-200 yard, kemungkinan dari atap bangunan terdekat.
Peluru mengenai leher Kirk, menyebabkan kematiannya di tempat kejadian. Saksi mata melaporkan bahwa penyerang mengenakan pakaian gelap dan melarikan diri segera setelah menembak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Profil Mitchell Baker Bomber Keturunan Semarang-Yogya Harapan Baru Timnas Indonesia
-
BGN Siapkan Sistem Digital, Orang Tua Bisa Pantau Menu MBG
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
RUU Sisdiknas Dikritik, Wewenang Menteri Pilih Rektor Dinilai Ancam Demokrasi Kampus
-
Review Voicemails for Isabelle: Sebuah Arti Ketulusan Cinta yang Sejati
-
Review Viva Peeling Serum, Harga Rp20 Ribuan tapi Ampuh Bikin Wajah Glowing?
-
Dinamika atau Ancaman? Ini Kata Sekjen Golkar soal Kaesang Incar Kursi DPR di Jateng
-
Starting XI Timnas Indonesia vs Kamboja: Mitchell Baker Jadi Andalan!
-
Mendagri Ungkap Anggaran Pemulihan Banjir Sumatra Capai Rp 100,1 Triliun
-
Insentif Kendaraan Listrik Bakal Diprioritaskan untuk Produk Nasional