Slogan eat the rich juga muncul dalam konteks politik. Contohnya kritik terhadap miliarder seperti Elon Musk atau Jeff Bezos, yang dianggap "memakan" masyarakat melalui eksploitasi tenaga kerja dan monopoli.
Salah Paham tentang Eat the Rich
Debat tentang eat the rich di X sering memanas karena perbedaan interpretasi. Pendukung slogan ini berargumen bahwa eat the rich adalah kritik sistemik terhadap ketimpangan, bukan seruan kekerasan harfiah.
Padahal, frasa eat the rich menyoroti bagaimana kekayaan ekstrem, seperti seorang miliarder, datang dari eksploitasi, bukan kerja keras semata.
Salah paham sering terjadi ketika slogan eat the rich diterapkan pada orang "kaya biasa", seperti content creator atau pemilik bisnis kecil, bukan miliarder.
Di X, seorang pengguna menjelaskan bahwa orang kaya yang dimaksud adalah CEO multi-miliader dan politisi, bukan seniman yang mendapatkan harta dari karyanya.
Debat ini semakin panas saat muncul gerakan boikot korporasi hingga isu pajak orang kaya. Dalam artikel ekonomi, pengamat menyebut kebijakan "eat the rich" bisa merugikan masyarakat luas melalui pajak berlebih.
Sementara itu, pendukung gerakan eat the rich menekankan bahwa orang kaya sudah "memakan" kita melalui penurunan harapan hidup bagi kelas bawah.
Baca Juga: Satelit Nusantara Lima Sukses Diluncurkan, Siap Perkuat Internet di Indonesia
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
Terkini
-
5 Bedak Tabur Lokal yang Efektif Menyamarkan Pori-Pori Besar
-
5 Spot Treatment untuk Atasi Flek Hitam dan Kerutan, Mulai Rp50 Ribuan
-
5 Sepeda Lipat Listrik untuk Mobilitas Harian, Gesit di Jalanan Kota
-
5 Rekomendasi Bedak Tabur untuk Mengontrol Sebum, Wajah Bebas Kilap Seharian
-
Bye Wajah Kusam, Ini 5 Sunscreen untuk Meratakan Warna Kulit di Indomaret Mulai Rp20 Ribu
-
Heboh! KBBI Definisikan Sawit Sebagai Pohon, Kriterianya Sudah Sesuai?
-
Umur 40 Cocoknya Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 7 Pilihan yang Bikin Awet Muda dan Fresh
-
5 Bedak Tabur untuk Kulit Kering Harga Terjangkau, Semua di Bawah Rp100 Ribu
-
Apakah Retinol dan Vitamin C Bisa Dipakai Bersamaan? Ini 3 Bahan Aktif yang Tak Boleh Digabung
-
Apakah Sepatu Sneakers Bisa untuk Lari? Awas Cedera, Ini Rekomendasi Running Shoes yang Aman