Setelah menamatkan SMA, Cinta berkuliah di Pasadena City College di California. Kampus ini merupakan community college, sebuah institusi pendidikan tinggi di AS yang berfokus pada program kejuruan dan pendidikan vokasi selama dua tahun.
Di Pasadena City College, mahasiswa biasanya menempuh program Associate Degree sebelum melanjutkan transfer ke universitas yang lebih besar. Hal ini juga yang dilakukan Cinta Kuya.
Selama dua tahun, ia belajar di Pasadena City College sembari beradaptasi dengan kehidupan akademik dan sosial di negeri orang.
Setelah lulus dari Pasadena, Cinta diterima di salah satu universitas ternama di Los Angeles, University of Southern California (USC).
Kampus swasta berbasis riset ini terletak di jantung kota Los Angeles dan dikenal sebagai salah satu universitas terbaik di Amerika Serikat.
Meskipun Cinta tidak secara terbuka menyebutkan jurusan yang ia ambil, fakta bahwa ia berhasil menembus USC membuktikan latar belakang pendidikannya yang mentereng, mengingat universitas ini dikenal sangat selektif dengan tingkat penerimaan yang ketat.
Selain kuliah, kehidupan Cinta di Amerika Serikat juga kerap menjadi perhatian publik. Ia cukup aktif membagikan momen kesehariannya melalui akun Instagram pribadinya, @cintakuya.
Tulisan Cinta Kuya Tuai Kritik Netizen
Baca Juga: Belajar dari Cinta Kuya: 5 Cara Atasi Anxiety Attack Saat Dunia Terasa Runtuh
Cinta Kuya sempat menjadi sorotan karena unggahan panjang di Instagram mengenai kondisi mentalnya setelah penjarahan rumah keluarganya.
Dalam curhatan tersebut, Cinta mengaku mengalami severe panic attack, sering overthinking, hingga harus berkonsultasi dengan psikiater sejak masih SMP.
Ia juga menjelaskan soal kucing-kucing milik keluarganya yang ikut dijarah dan kemudian dipermasalahkan publik.
Namun, unggahan itu justru mendapat banyak kritik dari netizen. Beberapa menyoroti tata bahasa dan penulisan Cinta yang dianggap berantakan, penuh typo, dan sulit dipahami.
Kata-kata seperti "menelphone", "binggung", dan "konduktif" menjadi bahan perbincangan di media sosial.
Kritik lain datang karena isi tulisan dinilai terlalu berfokus pada persoalan kucing dibanding musibah besar yang menimpa keluarganya.
Demikianlah informasi terkait Cinta Kuya sekolah di mana. Sebagai putri dari figur publik sekaligus politisi, unggahannya di media sosial juga menjadi perhatian banyak orang.
Kritik ini tentu saja wajar, mengingat kondisi rakyat Indonesia yang sedang krisis kepercayaan terhadap para anggota parlemen.
Setiap ucapan maupun tulisan dari keluarga figur publik kerap dibandingkan dengan realitas sosial yang dihadapi masyarakat.
Oleh karena itu, netizen menjadi lebih sensitif dan cepat bereaksi, termasuk pada unggahan Cinta Kuya yang dinilai kurang rapi secara penulisan.
Kontributor : Dini Sukmaningtyas
Berita Terkait
-
Beda 14 Tahun, Cara Cinta Kuya Sebut Nama Sherina Tuai Kecaman
-
Kucing Uya Kuya Turut Diamankan Polisi dari Pelaku Penjarahan, Begini Kondisinya!
-
Gara-Gara Masalah Kucing, Kemampuan Cinta Kuya Dikuliti dan Dibandingkan dengan Sherina Munaf
-
Belajar dari Cinta Kuya: 5 Cara Atasi Anxiety Attack Saat Dunia Terasa Runtuh
Terpopuler
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement
-
Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok
-
PDIP Minta Kenaikan Gaji Kepala Daerah Ditunda, Ini Alasannya
-
1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa
-
3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia
-
Rotasi Pasmar 1: Kolonel Sri Utomo Pimpin Brigif 1, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti
-
Usai Diperiksa 7 Jam, Febrie Adriansyah Bungkam soal Kasus Emas 74 Kilogram
-
Suzuki XL7 Tampil Perkasa di GIIAS 2026
-
Profil Wasit VAR Pansa Chaisanit yang Batalkan Kartu Merah Song Ui-young Laga Indonesia vs Singapura
-
UGM Nonaktifkan Elda Putri dari PPDS 3 Bulan Imbas Komentar Merendahkan Pasien BPJS