Suara.com - Orang bilang olahraga lari makin bergengsi dan eksklusif. Padahal dulu lari dianggap olahraga murah karena tidak memerlukan piranti khusus. Namun kini, sejak tren agenda maraton berbayar populer, lari dianggap sebagai bagian dari gaya hidup.
Lari harus memakai outfit mahal, sepatunya pun berharga jutaan. Profesi baru running photographer pun makin menjanjikan dengan memotret orang-orang yang berlari di kawasan ikonik, seperti Bundaran Senayan.
Kendati demikian, berlari dengan biaya terjangkau pun masih mungkin dilakukan. Asalkan Anda mau menekan sedikit gengsi, salah satunya dengan membeli sepatu lari dengan harga terjangkau, yakni di bawah Rp500.000 saja.
Harga tak terlalu mahal bukan berarti kualitas juga murahan. Sepatu-sepatu ini terbukti awet meski dipakai setiap hari. Kalau Anda membutuhkan rekomendasi sepatu lari dengan harga di bawah Rp500.000, berikut ini rekomendasinya.
1. Kalenji Run Cushion Decathlon
Kalenji Run Cushion merupakan seri sepatu lari dari Decathlon, brand olahraga asal Prancis. Sepatu ini merupakan pilihan ekonomis dengan bantalan empuk yang dirancang untuk kebutuhan lari jarak pendek hingga menengah serta pemakaian harian. Midsole busa menjadikan sepatu ini ramah terhadap benturan.
Sementara bagian atasnya berbahan sintetis dan mesh sehingga kaki tidak terasa pengap dan panas. Jalan santai pun bisa menjadi lebih rileks.
Sol karet relatif tebal yang membuat umur pakainya lebih lama. Manfaatnya jauh di atas harga yang sepatu super murah. Cocok untuk yang butuh sepatu serba guna tanpa menguras budget karena pembelian di situs resmi Decathlon hanya dibanderol Rp200.000-an saja.
2. Kalenji Run 100
Masih sepatu olahraga dari brand yang sama, kali ini seri Kalenji Run 100 menawarkan profil piranti olahraga yang ringan dan sederhana. Modelnya yang simpel bisa difungsikan untuk lari rutin sekaligus aktivitas harian.
Solnya fleksibel, memberikan traksi yang cukup di permukaan jalan dan trotoar. Bagian atasnya berbahan polyester, membuat sepatu ini mudah dikeringkan setelah dipakai setiap hari. Semua fasilitas sepatu ini bisa Anda dapatkan dengan harga Rp250.900 saja.
Baca Juga: 5 Sepatu Running Murah Rp200 Ribuan yang Nyaman Dipakai, Awet, dan Anti Keseleo
3. Eagle Run Breaker
Eagle menawarkan beberapa model sepatu lari murah namun tetap dengan kualitas yang mapan. Salah satunya dalam seri Run Breaker, yang dibuat untuk pemakaian sehari-hari dan jogging ringan.
Kekuatan utama Eagle ada pada konstruksi sol karet yang kuat dan bahan sintetis sehingga tahan aus. Desainnya cenderung sedikit tebal sehingga cocok bagi yang butuh sepatu kerja-olahraga hybrid. Brand lokal ini dikenal awet kendati berada di harga kelas menengah sekitar Rp300.000–Rp330.000.
4. Ardiles Nfinity
Ardiles punya lini produk sepatu running yang fokus pada kenyamanan harian yakni seri Nfinity. Sepatu ini menghadirkan busa midsole yang nyaman serta jahitan rapi.
Solnya dikenal tetap awet meskipun dipakai dalam jangka panjang. Selain itu desainnya modis sehingga bisa dipakai untuk berbagai situasi, mulai olahraga, bekerja, atau ke acara-acara formal. Harganya sekitar Rp400.000 saja.
5. Specs Nyx
Specs seri Nyx dengan model-model yang sederhana mengincar pasar entry-level. Kombinasi sol karet yang tahan lama dan bantalan nyaman cocok digunakan untuk pemakaian harian.
Kualitas jahitan pun di atas rata-rata sehingga sepatu merek ini dikenal awet dengan perawatan yang minim. Space Nyx dibanderol di kisaran Rp450.000-an. Anda bisa mengincar hari-hari khusus untuk mendapatkan diskon.
Itulah lima sepatu lari dengan harga di bawah Rp500.000 namun kualitasnya tak kalah dengan brand-brand super mahal. Namun, sepatu awet bukan tanpa perawatan. Sebagai pemakai Anda bisa mengupayakan agar sepatu berumur panjang. Bersihkan sepatu secara teratur sehingga bebas dari jamur dan bikin sol awet. Kemudian, jangan pakai sepatu dengan keadaan diinjak di bagian belakang.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Apa Perbedaan AC dan Air Cooler? Kenali Sebelum Membeli Pendingin Ruangan
-
Genset Diesel vs Bensin: Mana yang Lebih Efisien untuk Rumah Tangga saat Mati Listrik?
-
Akses Menjadi Hambatan Terbesar Literasi di Indonesia
-
6 Zodiak Ini Bakal Dapat Kejutan Besar di Bulan Juli 2026
-
Daripada Rugi karena Mati Lampu Bergilir, Ini 5 Genset Murah Cocok untuk Penghobi Ikan Koi
-
Beda Cushion Luxcrime Hijau dan Ungu: Ini Kandungan, Manfaat, dan Review Pengguna
-
Parfum Aroma Spicy Seperti Apa? Ini Pilihan Scent Terbaik saat Cuaca Dingin
-
Gaji Rp8 Juta Masuk Berpenghasilan Rendah, Ini 5 Hak Istimewa Beli Rumah Subsidi yang Bisa Didapat
-
Bioplastik Digadang Jadi Pengganti Plastik Konvensional: Benarkah Bisa Terurai Lebih Cepat?
-
Lipstik Viva Apakah Tahan Lama? Ini Varian, Harga, dan Ulasan Jujur Pengguna