Jauh sebelum daging panggang menjadi favorit street food, teknik memanggang daging di atas spit sudah dilakukan sejak ribuan tahun lalu.
Bahkan, dalam kisah Yunani kuno seperti The Iliad dan The Odyssey, terdapat catatan tentang daging panggang yang disantap dalam pesta kemenangan.
Tradisi memanggang daging ini kemudian berkembang di Kekaisaran Ottoman, yang melahirkan hidangan-hidangan ikonik seperti shawarma dan döner kebab yang kita kenal sekarang.
Dengan sejarah yang panjang, daging panggang telah menjadi bagian integral dari tradisi kuliner di berbagai belahan dunia.
Bukan Sekadar Makanan
Lebih dari sekadar mengenyangkan perut, daging panggang juga menjadi simbol perjalanan budaya yang kaya.
Hidangan ini mengingatkan kita akan bagaimana makanan dapat menembus batas negara dan menyatukan orang dari berbagai latar belakang.
"Orang-orang sangat menyukai tacos al pastor ini," ujar Raul Morales, pemilik Taqueria Vista Hermosa di Los Angeles.
Ia menambahkan bahwa rasa lezat dan keunikan tacos al pastor mampu menarik perhatian banyak orang, baik lokal maupun turis.
Baca Juga: Unik Banget! 10 Kuliner Indonesia Ini Namanya Jorok, tapi Rasanya Bikin Nagih
Dengan semakin meningkatnya minat terhadap kuliner global, tidak diragukan lagi bahwa daging panggang akan terus menjadi bagian penting dari pengalaman gastronomi di seluruh dunia.
Masyarakat kini lebih terbuka untuk mencoba berbagai hidangan dari budaya yang berbeda, dan daging panggang menjadi salah satu jembatan yang menghubungkan berbagai tradisi kuliner.
Dari Pasar Jalanan hingga Restoran Mewah
Dari pasar jalanan yang ramai hingga restoran mewah yang menawarkan pengalaman bersantap yang unik, daging panggang selalu menemukan tempat di hati para pecinta kuliner.
Di pasar malam, aroma daging yang dipanggang mengundang perhatian banyak orang, menggoda mereka untuk mencoba berbagai variasi hidangan, mulai dari kebab hingga tacos.
Di sisi lain, restoran fine dining pun mulai memasukkan teknik memanggang daging yang inovatif ke dalam menu mereka, menawarkan hidangan yang tidak hanya lezat tetapi juga estetis.
Berita Terkait
-
Unik Banget! 10 Kuliner Indonesia Ini Namanya Jorok, tapi Rasanya Bikin Nagih
-
Menjelajahi Kuliner Malam Yogyakarta: Tak Sekadar Gudeg dan Angkringan
-
Semakin Ramah Muslim, Ini Panduan Destinasi Wisata dan Kuliner Halal di Hong Kong
-
Dari Empal Gentong Hingga Gurame Terbang: Petualangan Rasa di 5 Restoran Sunda Ikonik
-
Resep Bihun Goreng Praktis dan Enak, Cocok untuk Semua Keluarga
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Bukan Sekadar Tren, Sensasi Kuliner Tropis Seberang Atlantik Kini Jadi Incaran Foodie Tanah Air
-
Viral Upah PPPK Paruh Waktu Rp650 Ribu Dipotong Zakat, Segini Minimal Gaji yang Wajib Zakat
-
11 Kepribadian Orang yang Suka Warna Hitam, Edgy dan Penuh Wibawa?
-
Syarat dan Cara Daftar Mudik Gratis Lebaran 2026 Indomaret, Kuota Terbatas!
-
Apa Jabatan Atta Halilintar di Federasi Futsal? Ikut Dipuji usai Timnas Juara 2 Piala Asia Futsal
-
Lip Mask Sebaiknya Dipakai Kapan? Intip 5 Rekomendasi Terbaik untuk Atasi Bibir Hitam
-
Arti Asli Kata Gong Xi Fa Cai, Ternyata Bukan Ucapan 'Selamat Tahun Baru Imlek'
-
Mau Belikan Sepeda untuk Anak Perempuan? Ini Tips Memilih dan 5 Pilihan yang Layak Dicoba
-
Pengalaman Langka di Jakarta: Anak Bahagia Main Bowling dan 'Ngopi' Dikelilingi Rusa!
-
Kenapa Imlek Selalu Hujan? Melihat dari Mitos Keberuntungan dan Fenomena Alam