Orang dengan kulit sensitif kadang merasa gatal atau kering jika mandi menggunakan air dengan kandungan kaporit tinggi. Air mineral biasanya tidak diberi tambahan bahan kimia seperti klorin sehingga terasa lebih "ramah" di kulit.
Tetapi, bagi kebanyakan orang, iritasi karena air PAM sangat jarang terjadi. Bahkan, kualitas air di kota besar biasanya sudah melalui proses pengolahan sehingga aman digunakan sehari-hari.
4. Memberikan Efek Segar Psikologis
Mandi dengan air mineral bisa memberi sensasi "lebih bersih" secara psikologis. Efek ini muncul karena orang merasa memakai sesuatu yang lebih murni dan higienis dibanding air biasa
Sama halnya dengan sensasi berbeda saat mencuci wajah dengan air es atau air dingin dari kulkas. Meski begitu, manfaat ini lebih ke sugesti pribadi daripada hasil nyata yang terbukti secara medis.
5. Mengurangi Kandungan Zat Besi Berlebih
Di beberapa daerah, air tanah atau air PAM memiliki kandungan zat besi cukup tinggi, yang bisa membuat air berwarna agak keruh dan menimbulkan noda kecokelatan. Mandi dengan air mineral tentu terbebas dari masalah tersebut.
Namun, kondisi ini jarang terjadi di wilayah yang jaringan PDAM-nya sudah baik. Biasanya, air tanah di daerah tertentu saja yang bermasalah, bukan air PAM yang sudah terolah.
6. Lebih Higienis untuk Rambut
Baca Juga: Kontras! Saat Pejabat Bergaya Ratusan Juta, Rakyat Hidup Pas-pasan Rp49 Ribu Sehari
Air dengan kandungan mineral seimbang dipercaya membantu mengurangi kerusakan rambut, terutama dari kaporit atau endapan kalsium berlebih dalam air keras (hard water). Dengan mandi air mineral, rambut bisa terasa lebih halus.
Akan tetapi, manfaat ini tidak jauh berbeda dengan menggunakan shampoo atau conditioner yang memang diformulasikan untuk melawan efek air keras.
Dari berbagai poin di atas, memang ada beberapa manfaat mandi menggunakan air mineral, baik dari sisi kebersihan, kelembutan kulit, hingga rasa segar yang ditimbulkan.
Namun, manfaat tersebut relatif kecil dan lebih ke arah kenyamanan subjektif dibanding kebutuhan nyata.
Air PAM yang disediakan pemerintah pada umumnya sudah layak dan aman digunakan untuk mandi. Selama kualitas air memenuhi standar kesehatan, tidak ada alasan khusus untuk mengganti seluruh kebutuhan mandi dengan air mineral dalam galon.
Jadi, meskipun terlihat mewah, kebiasaan mandi pakai air mineral sebenarnya tidak memberikan manfaat signifikan yang tidak bisa didapat dari air PAM biasa.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
5 Minuman Alami Penghancur Lemak Setelah Makan Opor Ayam dan Rendang
-
5 Buah Penurun Kolesterol Paling Cepat dan Ampuh, Solusi Sehat Setelah Lebaran
-
Bolehkah Puasa Syawal 3 Hari Saja? Jangan Sampai Salah, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Inovasi Keuangan Digital yang Dorong Perusahaan Lokal Indonesia Naik Kelas
-
Pakai Sunscreen Dulu atau Day Cream Dulu? Ini Urutan Skincare yang Benar
-
Bacaan Niat Puasa Enam Hari di Bulan Syawal, Ini Waktu Terbaik dan Keutamaannya
-
Promo Nonton Bioskop Spesial Lebaran, Dapat Cashback hingga Beli 1 Gratis 1 Tiket
-
7 Tips Bersih-Bersih Rumah setelah Mudik, Dijamin Langsung Rapi dalam Sehari
-
Update Harga Sepatu Onitsuka Tiger Ori Terbaru 2026, Jangan sampai Tertipu Barang KW!
-
6 Tips Diet setelah Lebaran agar Berat Badan Turun Tanpa Tersiksa