Prokrastinasi atau menunda tugas sering dianggap solusi agar terhindar dari rasa takut gagal. Namun, makin lama tugas menumpuk, makin besar pula beban pikiran. Ujung-ujungnya justru menambah stres dan rasa bersalah.
8. Terlalu Sibuk Bekerja
Sebagian orang menutupi masalah pribadi dengan bekerja berlebihan. Awalnya terlihat produktif, tetapi lama-kelamaan bisa memicu kelelahan, mengganggu kehidupan sosial, hingga meningkatkan risiko burnout.
9. Agresif
Melampiaskan emosi dengan marah atau bersikap kasar pada orang lain bukan jalan keluar. Selain merusak hubungan, kebiasaan ini membuat orang terdekat menjauh sehingga masalah terasa makin berat.
10. Layar Berlebihan
Menghabiskan waktu terlalu lama di depan layar, baik bermain gim, menonton, atau berselancar di media sosial, juga bisa menjadi pelarian. Jika berlebihan, kebiasaan ini membuat orang mengabaikan tanggung jawab, hubungan nyata, bahkan kesehatan diri.
Meski bentuknya berbeda, semua mekanisme ini memiliki pola serupa: awalnya tampak menolong, tetapi lama-lama justru berubah menjadi masalah utama. Singkatnya, cara kita mengatasi krisis emosional bisa berbalik menjadi sumber krisis baru.
Hidup memang penuh tantangan, dan wajar bila setiap orang mencari jalan keluar untuk mengurangi tekanan. Namun, penting menyadari bahwa tidak semua cara itu tepat. Menyadari risiko dari kebiasaan buruk adalah langkah pertama untuk beralih ke strategi yang lebih sehat.
Baca Juga: 5 Stages of Grief dalam Perceraian, Kamu di Tahap Mana?
Kontributor : Gradciano Madomi Jawa
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Profil Julita Rista Lestari, Pemimpin Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI
-
Review Juvenile Justice: Ketika Usia Menjadi Tameng bagi Pelaku Kejahatan
-
Rezeki Lancar, 3 Zodiak Ini Diprediksi Finansialnya Makin Hoki pada 17 hingga 23 Agustus 2026
-
35 Link Twibbon HUT ke-81 RI Terbaru dan Gratis, Tinggal Pasang Foto untuk 17 Agustus
-
Sensasi Balap Honda Vario Evo 160 Warnai Kemeriahan AHDC Purwokerto
-
Gubernur Sulsel Salurkan Bantuan Rp500 Juta untuk Korban Gempa NTT
-
Keluar dari Fase Kelam, Calvin Dores Bangkit dan Tandai 'Kemerdekaan' Lewat Lagu 'Sampai Kapankah'
-
Sehari Usai Gempa NTT, Pemerintah Kirim 27 Ton Logistik dan 3.500 Personel TNI-Polri
-
Bukan Sekadar Hiasan, Momen Warga Garut Bentangkan Bendera Merah Putih 700 Meter
-
HUT RI 2026 Diprediksi Padat, Polisi Buka 27 Kantong Parkir di Monas, GBK, hingga Ancol