Aksi Bjorka meretas Indihome ternyata hanya permulaan. Ia melanjutkan aksinya dengan meretas data registrasi kartu SIM.
KPU jadi korban
Bjorka akhirnya melanjutkan aksinya dengan meretas Komisi Pemilihan Umum (KPU) di tahun yang sama ia meretas Indihome dan data kependudukan. Ia mengantongi data sensitif, terutama NIK hingga alamat pemilih.
Bjorka juga tak tanggung-tanggung mengantongi data disabilitas yang seharusnya menjadi rahasia antara KPU dengan pemilih.
Sebar alamat pejabat, bikin Anies Baswedan berkomentar
Bjorka lalu melirik ke para pejabat publik sebagai target selanjutnya.
Beberapa pejabat yang menjadi sasaran Bjorka tak lain adalah Luhut Pandjaitan yang kala itu menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia (Menkomarves) dan Erick Thohir.
Gubernur DKI Jakarta saat itu, Anies Baswedan juga Ketua DPR Puan Maharani turut menjadi korban Bjorka.
Anies bahkan sampai berkomentar usai datanya diklaim diretas Bjorka. Uniknya, Anies bukannya panik namun mengaku data yang diambil Bjorka adalah salah.
Baca Juga: Terancam 12 Tahun Bui, Sepak Terjang WFT Pemuda Minahasa Ngaku-ngaku Bjorka!
Retas bank hingga terancam bui 12 tahun penjara
Terungkap bahwa Bjorka melancarkan aksinya sekali lagi setelah lama tak muncul ke permukaan publik.
Polisi mendapati bahwa WFT alias Bjorka meretas 4,9 juta data nasabah dengan motif ekonomi.
Aksi WFT terendus ketika bank setempat melaporkan adanya akses ilegal ke sistem mereka. Terungkap bahwa sosok yang membobol sistem bank tersebut adalah WFT.
WFT lalu menjual data dari nasabah ke situs gelap dan mendapatkan bayaran berupa uang kripto yang bisa bernilai puluhan juta tiap data.
"Berapa uang yang didapatkan ini juga kita belum bisa mendapatkan fakta secara jelas. Tapi pengakuannya sekali dia menjual data itu kurang lebih nilainya puluhan juta," lanjut Fian Yunus dalam konferensi pers.
Kontributor : Armand Ilham
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN