- Kasus penipuan label "gluten-free" oleh online bakery Bakengrind kian memanas.
- Pemiliknya, Felicia Novenna, diduga kuat kabur dan menghilangkan barang bukti dengan menghapus total akun usaha dan memprivatisasi akun pribadi.
- Tindakan ini ditafsirkan publik sebagai upaya untuk melarikan diri dan melenyapkan barang bukti
Suara.com - Skandal penipuan label makanan yang melibatkan online bakery Bakengrind dan pemiliknya, Felicia Novenna, memasuki babak baru yang memicu kemarahan publik.
Setelah dugaan praktik curang dan klaim palsu yang membahayakan kesehatan konsumen terungkap, Felicia Novenna diduga mengambil tindakan drastis: menghilangkan seluruh jejak digital usahanya.
Tindakan ini ditafsirkan publik sebagai upaya untuk melarikan diri dan melenyapkan barang bukti, alih-alih memberikan klarifikasi resmi atas kasus yang telah menyebabkan seorang balita mengalami reaksi alergi parah.
Aksi Cepat Hapus Jejak: Dugaan Kabur dari Tanggung Jawab
Dalam waktu singkat setelah tuduhan penipuan label "gluten-free" yang berbahaya menjadi viral pada Rabu (8/10/2025), pemilik Bakengrind bergerak cepat untuk memutuskan komunikasi dan menghilangkan visibilitas daring mereka.
Fakta-fakta yang menyoroti upaya penghilangan jejak digital Felicia Novenna:
- Akun Usaha Hilang Total: Akun Instagram resmi toko @bakengrind, yang merupakan kanal utama penjualan dan memiliki lebih dari 29 ribu pengikut, kini sudah tidak dapat diakses atau telah dihapus sepenuhnya dari platform. Lenyapnya akun ini menghilangkan ribuan postingan produk, klaim, hingga interaksi dengan konsumen yang bisa dijadikan bukti.
- Akun Pribadi Digembok: Akun Instagram pribadi Felicia Novenna, @felicianovenna, dengan belasan ribu pengikut, segera diprivatisasi (digembok). Tindakan ini mencegah akses publik terhadap unggahan pribadi dan menghalangi upaya konsumen yang kecewa untuk mengirim pesan atau meminta pertanggungjawaban langsung.
Penghilangan jejak digital ini dianggap sebagai indikasi kuat bahwa Felicia Novenna menghindari tanggung jawab dan berupaya mendinginkan situasi tanpa menghadapi konsekuensi hukum atau sosial dari dugaan penipuan label yang fatal.
Klaim Palsu Berujung Bahaya Kesehatan
Tuduhan serius ini bermula dari pengakuan seorang ibu yang anaknya, seorang balita, mengalami alergi parah setelah mengonsumsi kue yang dipromosikan Bakengrind sebagai "gluten-free".
Baca Juga: 5 Promo Makanan September 2025: Jajan Hemat, Perut Kenyang, Dompet Aman
Ibu korban mengambil inisiatif melakukan uji laboratorium independen, yang hasilnya membuktikan produk tersebut mengandung alergen, termasuk gluten, bertentangan dengan klaim ekstrem Bakengrind.
Dugaan penipuan ini semakin diperparah dengan terungkapnya modus pengemasan ulang (repack) produk roti dari merek terkenal, bukan produksi sendiri.
Modus ini diduga kuat membuktikan bahwa klaim Bakengrind sebagai penyedia makanan bebas alergen adalah palsu dan berpotensi membahayakan nyawa konsumen dengan kebutuhan diet khusus.
Kasus ini menjadi peringatan keras bagi konsumen agar selalu waspada terhadap label "sehat" yang ekstrem, dan menuntut integritas bisnis dalam menyediakan produk, terutama ketika menyangkut alergen yang dapat berakibat fatal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
Terkini
-
5 Cushion dengan Refill yang Lebih Hemat dan Praktis Mulai Rp70 Ribuan
-
Cara Daftar Mudik Gratis BTN 2026 dan Info Detail Perjalanan
-
Kronologi Pelecehan Seksual Sutradara terhadap Anak di Bawah Umur Berkedok Casting Film
-
Jadwal Buka Puasa Semarang Hari Ini 24 Februari 2026, Cek Panduan Resmi Kemenag
-
Mengapa Harus Reapply Sunscreen? Ini 3 Rekomendasi Produknya
-
Cara Mengubah Jadwal Tiket Kereta Api dengan Mudah dan Cepat, Ini Syaratnya
-
6 Lokasi Penukaran Uang Baru Kas Keliling Pintar BI di Jogja, Jangan Sampai Kehabisan
-
Libur Sekolah Lebaran 2026 Berapa Hari? Cek Keputusan Resminya di Sini
-
Beda Pendidikan Dwi Sasetyaningtyas dan Arya Iwantoro, Pasangan Alumni LPDP Terancam Blacklist
-
Apa Sanksi bagi Penerima Beasiswa LPDP yang Tidak Pulang ke Indonesia?