Suara.com - Amanda Manopo resmi melepas masa lajangnya. Ia menikah dengan Kenny Austin pada Jumat, 10 Oktober 2025.
Sebelum menikah, Amanda Manopo ternyata sempat buka-bukaan mengenai kondisi kesehatannya. Lalu, apa penyakit yang diderita Amanda Manopo?
Pengakuan Amanda Manopo tentang Penyakitnya
Amanda Manopo mengungkap dirinya mengidap epilepsi. Ia menjelaskan bahwa epilepsi yang dideritanya bisa membuat tubuhnya mengalami kejang.
Oleh sebab itu, Amanda mengaku harus berhati-hati agar tidak terlalu lelah saat menjalani aktivitas sehari-hari.
“Dalam kondisi tertentu, seperti saat saya sangat lelah, saya bisa merasakan gejala epilepsi,” ujar Amanda Manopo dalam wawancara di YouTube Kemal Pelvi pada 2023 silam.
Sebagai referensi, epilepsi adalah gangguan neurologis yang memengaruhi aktivitas otak. Kondisi ini biasanya menyebabkan serangan kejang.
Amanda Manopo pun berusaha berdamai dengan penyakit epilepsi yang dideritanya. Ia telah mengambil langkah-langkah untuk menjaga kesehatannya, salah satunya dengan mengatur jadwal kerja dan istirahatnya.
“Kini, saya telah mengatur jadwal syuting saya, dan kami harus menyelesaikannya sebelum jam sembilan malam. Hal ini untuk memastikan bahwa saya memiliki waktu yang cukup untuk istirahat dan tidur yang berkualitas, yang sangat penting bagi saya,” jelasnya.
Baca Juga: Total Harga Suvenir Pernikahan Amanda Manopo dan Kenny Austin Dispill Sahabat: Kayak Menang Lomba
Amanda juga membeberkan salah satu hal yang harus ia hindari, yaitu tidak overthinking. Menurutnya, jika dirinya terlalu banyak memikirkan sesuatu, tidurnya bisa terganggu.
“Terlalu banyak pikiran dapat memicu serangan epilepsi saya, dan kadang-kadang saya bahkan sulit tidur karena gangguan ini,” tambahnya.
Meski demikian, kabar mengenai penyakit epilepsi yang diderita Amanda Manopo sejak pengakuannya 2023 lalu tidak lagi terdengar. Kini aktris cantik ini tengah berbahagia membina rumah tangga bersama Kenny Austin.
Mengenal Epilepsi: Kejang Tanpa Alasan yang Jelas
Menyadur dari Alodokter, seseorang dinyatakan menderita epilepsi jika pernah mengalami kejang lebih dari satu kali tanpa penyebab yang jelas.
Penyakit ini dapat diderita oleh semua kelompok usia, tetapi biasanya dimulai saat masih anak-anak atau saat berusia lebih dari 60 tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
Detektif Jubun Bongkar Rahasia Gelap Money Game Syariah: Waspada Riba Berkedok Surga
-
5 Water Heater Low Watt Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Keluarga Minimalis
-
5 Cushion Anti Keringat untuk Pekerja Kantoran, Makeup Tetap Fresh dan Tak Luntur
-
Rekam Jejak Roby Tremonti, Aktor yang Terseret Isu Child Grooming di Buku Aurelie Moeremans
-
Daftar Wilayah DIY yang Berpotensi Diguyur Hujan Petir hingga Pukul 15.00 WIB Hari Ini
-
5 Hair Tonic untuk Menumbuhkan Rambut, Ampuh Atasi Kerontokan dan Kebotakan
-
4 Sepatu Sneakers Wanita Mulai Rp100 Ribuan, Empuk dan Anti Lecet Dipakai Jalan
-
Kenapa Korban Grooming Seperti Aurelie Moeremans Cenderung Diam? Waspadai Ciri-cirinya!
-
5 Moisturizer Terbaik Harga Pelajar untuk Mencerahkan Wajah, Mulai Rp20 Ribuan
-
Alasan Aurelie Moeremans Terbitkan Buku Broken Strings secara Gratis