Suara.com - Perseteruan sengit antara Nurul Sahara dengan tetangganya, Imam Muslimin atau akrab disapa Yai Mim, seorang mantan dosen dari UIN Malang masih jadi sorotan publik.
Konflik yang berawal dari sengketa lahan ini semakin memanas hingga menyeret nama institusi pendidikan tinggi.
Kabar terbaru yang paling menghebohkan adalah potensi Drop Out (DO) yang mengancam status akademik Sahara di kampusnya.
Lantas, di mana sebenarnya Nurul Sahara menempuh pendidikan tingginya dan seberapa besar ancaman DO ini nyata? Simak penjelasan berikut ini.
Pendidikan dan Isu Ancaman DO Nurul Sahara
Nurul Sahara memiliki latar belakang pendidikan yang cukup mentereng. Dia bukan hanya seorang mahasiswa, tetapi juga seorang dosen yang aktif di dunia akademik.
Sahara adalah alumni dari Universitas Brawijaya (UB). Dia menempuh pendidikan S2 Magister Administrasi Publik di universitas ternama tersebut.
Saat ini, statusnya adalah mahasiswa S3 Program Doktor di UB, institusi yang sama.
Selain sebagai mahasiswa, Sahara juga tercatat pernah menjadi asisten dosen paruh waktu di Universitas Islam Malang (UIN Malang) pada periode 2017 hingga 2020.
Latar belakang pendidikan yang tinggi ini membuat kontroversi yang melibatkan Sahara semakin disorot, terutama ketika status mahasiswanya terancam akibat konflik personal.
Baca Juga: Makin Panas! Sahara Laporkan Yai Mim atas Dugaan Pelecehan Seksual dengan Alat Bukti
Isu ancaman DO terhadap Sahara mencuat setelah beredar video di media sosial dari akun TikTok @saifuljamilputram.
Video itu merekam diskusi antara seorang mahasiswa dan dosen yang diduga merupakan pengajar di kampus Sahara.
Dalam cuplikan video, seorang mahasiswa menanyakan apakah perilaku Sahara yang viral dan kontroversial dapat berujung pada DO.
Sang dosen memberikan jawaban yang tegas dan lugas. Dia mengaitkan status akademik dengan ranah hukum dan kode etik.
"Iya sih, sebenarnya Sahara itu kalau dia seperti itu, yang kalau memang nanti sudah masuk ke ranah hukum dan sudah diputuskan dia bersalah, dia sudah melanggar kode etik," kata sang dosen.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Bekas 50 Jutaan Cocok untuk Milenial, Bodi Stylish Tak Repot Perawatan
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
- 5 Rekomendasi Ban Tubeless Motor Matic, Tidak Licin saat Hujan dan Jalan Berpasir
- 7 Mobil Boros Bahan Bakar Punya Tenaga Kuda, Tetapi Banyak Peminatnya
Pilihan
-
Dirumorkan Latih Indonesia, Giovanni van Bronckhorst Tak Direstui Orang Tua?
-
Jadi Kebijakan Progresif, Sineas Indonesia Ingatkan Dampak Ekonomi LSF Hapus Kebijakan Sensor Film
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
5 Tempat Ngopi Tersembunyi di Palembang yang Bikin Ketagihan Sejak Seduhan Pertama
-
6 HP 5G Paling Murah di Bawah Rp 4 Juta, Investasi Terbaik untuk Gaming dan Streaming
Terkini
-
Kompor Kaca Jadi Primadona Dapur Modern, Apa yang Membuatnya Semakin Diminati?
-
Apa Itu Status Darurat Bencana Nasional? Pengertian, Indikator, dan Prosedurnya
-
Daftar Zodiak Paling Beruntung di Bulan Desember 2025, Apakah Kamu Termasuk?
-
Si Paling Hoki, Ini 3 Shio yang Diprediksi Bakal Beruntung Banget pada Desember 2025
-
Maybank Indonesia Dorong Sport Tourism Ramah Lingkungan Lewat Il Festino 2025
-
5 Sabun Cuci Muka dangan Alpha Arbutin yang Efektif Mencerahkan Wajah
-
5 Rekomendasi Lipstik Waterproof untuk Lari, Tahan Air dan Keringat
-
Kulit Lagi Breakout? Ini 6 Moisturizer yang Bisa Perbaiki Skin Barrier Kamu
-
9 Serum Terbaik Kombinasi Tranexamic Acid dan Niacinamide untuk Samarkan Dark Spot Usia 40 Tahun
-
6 Serum Anti Aging yang Aman untuk Ibu Hamil, Bikin Kulit Tetap Glowing Tanpa Khawatir