Suara.com - Segudang fakta mengejutkan datang dari Lakeside Alahan Panjang yang menewaskan sepasang pasutri yang tengah menikmati bulan madu pada pekan lalu, tepatnya pada Rabu (8/10/2025).
Investigasi dilakukan terhadap tempat glamping atau glamour camping tersebut dan ditemukan fakta bahwa pengelola tempat belum mengantongi izin dari awal beroperasi.
Penelusuran tersebut menyusul kematian sang istri berinisial CDN (28) sedangkan sang suami, GK (28) masih tertolong usai sempat mengalami kritis.
Keduanya ditemukan tak sadarkan diri pada Kamis (9/10/2025) dan sempat dilarikan ke puskesmas terdekat.
GK dirawat intensif, dan laporan terakhir menyebutkan kondisinya mulai stabil meskipun masih dalam pemulihan di rumah sakit. Keluarga melaporkan bahwa ia sempat mengalami kebingungan dan kehilangan sebagian ingatan.
Penyebab utama yang diduga dan diperkuat oleh hasil rekam medis adalah keracunan gas monoksida (CO). Gas beracun tanpa warna dan bau ini diduga berasal dari pemanas air (water heater) berbahan bakar gas LPG yang diletakkan di dalam kamar mandi.
Dugaan tersebut masih dipelajari oleh kepolisian, sesuai laporan dari Kapolres Solok, AKBP Agung Pranajaya, dikutip Rabu (15/10/2025).
Pemerintah Kabupaten Solok telah mengambil tindakan tegas dengan menyegel dan menghentikan sementara aktivitas usaha penginapan tersebut.
Adapun kala menggelar penyelidikan, pihak pemerintah dan kepolisian menemukan Lakeside Alahan Panjang diketahui tidak memiliki izin operasional sejak awal berdiri.
Baca Juga: 7 Fakta Tragedi Bulan Madu Maut di Solok, Benda Ini Diduga Jadi Penyebabnya
Lantas, kapan Lakeside Alahan Panjang mulai beroperasi?
Beroperasi sejak 2023, kini ditutup sementara
Berdasarkan pantauan Suara.com terhadap aktivitas di sosial media resmi Lakeside Alahan Panjang, lokasi glamping ini beroperasi sejak 2023 silam.
Terpantau sejak dua tahun yang lalu, sudah berdiri berjejer bangunan berupa tenda dome yang disewakan bagi para pengunjung.
Tahun demi tahun, Lakeside Alahan Panjang mulai berkembang hingga menjajakan berbagai macam kegiatan wisata.
Adapun pada tahun 2024 lalu, Lakeside Alahan Panjang selain menyediakan tempat kemah juga mulai menyediakan jasa penyewaan perahu.
Sayang, kini terungkap bahwa ada segudang permasalahan operasional di balik Lakeside Alahan Panjang yang makin berkembang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
7 Cara Mengatasi Uban di Usia 50-an Tanpa Harus Cat Rambut
-
Sunscreen Apa yang Bagus untuk Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Aman yang Sudah BPOM
-
5 Rekomendasi Hair Tonic Penumbuh Rambut agar Tetap Tebal dan Bervolume
-
7 Moisturizer Terbaik untuk Bantu Merawat Kulit Kendur Wanita Usia 50 Tahun
-
5 Sabun Cuci Muka Low pH untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bikin Kulit Tetap Lembap
-
6 Shio Paling Beruntung pada 17 Januari 2026, Keuangan dan Nasib Cerah
-
5 Bedak Murah Mengandung SPF untuk Dipakai Sehari-hari, Mulai Rp19 Ribuan
-
Komitmen Inovasi dan Layanan Sosial, Widya Esthetic Clinic Sabet Penghargaan Bergengsi
-
Inovasi Pakan Kuda Antar Japfa Menangkan Penghargaan di Indonesia Rising Stars Awards 2026
-
Hari Ini Jumat Terakhir Bulan Rajab, Ini Amalan yang Dianjurkan