Suara.com - Sosok Dheninda Chaerunnisa, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) tengah viral setelah sebuah video yang menunjukkan ekspresinya saat demonstrasi menjadi viral.
Dalam rekaman viral, Dheninda dituding menunjukkan gestur mencibir yang ditujukan kepada massa aksi yang memicu gelombang kritik hingga pertanyaan publik tentang latar belakangnya.
Peristiwa itu terekam saat massa menggelar demonstrasi di depan Kantor DPRD Gorut pada Senin (13/10/2025).
Aksi tersebut menyuarakan isu-isu krusial seperti dugaan praktik calo dalam perekrutan tenaga PPPK paruh waktu dan pelanggaran pembayaran upah di bawah upah minimum regional (UMR).
Gara-gara itu sosok Dheninda Chaerunnisa jadi sorotan, termasuk latar belakang pendidikannya. Lantas, Dheninda Chaerunnisa lulusan mana? Simak penjelasan berikut ini.
Pendidikan Dheninda Chaerunnisa
Dheninda Chaerunnisa yang lahir di Gorontalo Utara pada 2 April 2002 adalah anak sulung dari pasangan pengusaha Roni Patinasarani dan Shanti Shera.
Jejak pendidikan wanita yang akrab disapa Diny ini menunjukkan latar belakang yang cukup bergengsi.
Diny menempuh pendidikan dasar di SD Negeri 1 Moluo kemudian melanjutkan SMP Negeri 1 Kwandang. Setelahnya, dia menempuh studi menengahnya di SMA Islam Athirah Makassar, sebuah sekolah swasta elite dan ternama di Sulawesi Selatan.
Kini di tengah kesibukannya sebagai wakil rakyat, Diny masih tercatat sebagai mahasiswi aktif. Dia menempuh pendidikan tinggi di Jurusan Hukum Universitas Padjadjaran (Unpad), Bandung.
Baca Juga: Geger! Ekspresi DPRD Gorut Saat Orasi Demonstran, Netizen Beri Kritik Pedas
Kemampuan komunikasi dan berbicara Diny di depan publik sudah terasah sejak dini. Hal ini terbukti dari prestasinya menjuarai lomba pidato tingkat provinsi pada 2013–2014, bahkan sempat mewakili Gorontalo Utara di tingkat nasional.
Dengan modal bakat dan latar belakang pendidikan yang kuat, Dheninda berhasil meniti karier politiknya di usia yang sangat muda. Dia pun mulai aktif di Garda Pemuda NasDem Gorontalo Utara sebelum akhirnya terpilih sebagai anggota DPRD.
Dheninda pun sukses menduduki posisi strategis sebagai Ketua Komisi III DPRD Gorontalo Utara. Dia mulai menjabat sejak Agustus 2024.
Minta Maaf
Derasnya kritik yang dilayangkan publik membuat Dheninda Chaerunnisa harus segera angkat bicara. Melalui klarifikasinya, politisi muda ini membantah keras tuduhan bahwa dirinya sengaja mencibir para pendemo.
Dheninda menjelaskan bahwa gestur yang terekam dalam video adalah bentuk komunikasi nonverbal yang ditujukan kepada dua karyawan orang tuanya yang hadir di lokasi.
"Mereka memberi ekspresi muka seakan-akan menyemangati saya untuk menghadapi situasi itu. Jadi saya balas raut wajah yang bermakna ‘saya bisa hadapi ini’," ujar Dheninda menjelaskan kronologi momen tersebut.
Dia menambahkan bahwa gestur mencibir itu adalah respons balasan ketika karyawan tersebut memberinya isyarat seperti acungan jempol, yang diartikan sebagai dukungan.
"Karena karyawan orang tua saya memberikan gestur kayak jempol begitu, jadi seakan-akan yang bisa saya bahasakan dia mengatakan bahwa 'tenang begitu, ada saya di sini, mantap-mantap'. Karena gesturnya kayak gitu jadi saya pas lihat dia, saya langsung memberikan gestur begitu (mencibir)," terangnya.
Meski mengaku tidak ada niat untuk menghina, Diny tetap menyampaikan permintaan maaf terbuka kepada masyarakat Gorontalo, khususnya warga Gorontalo Utara. Dia menegaskan bahwa kejadian yang terekam tersebut murni kesalahpahaman.
"Jadi saya mohon maaf kepada semuanya, tetapi saya luruskan bahwa saya tidak bermaksud untuk mencibir," katanya, sembari menambahkan bahwa ia tidak menghadap ke arah orator saat gestur itu terekam.
Diny pun menduga videonya sengaja dipelintir untuk mengalihkan isu utama demonstrasi. Dia memohon agar video dan tangkapan layar gesturnya tidak terus dipelintir, menekankan bahwa kegaduhan yang terjadi adalah murni kesalahan pahaman, bukan karena adanya niat buruk.
Kontributor : Trias Rohmadoni
Berita Terkait
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Emil Audero Salah Pilih Klub? Pemerintah Serang Rayo Vallecano: Klub Gak Mampu
- Perbedaan Sunscreen Sejuta Umat Azarine vs Facetology, Bagus Mana?
Pilihan
-
Gempa M 5,3 Guncang Cilacap Siang Ini, Getaran Terasa hingga DIY dan Jabar
-
Api Masih Merah! 105 Personel Cari Korban Kebakaran Apartemen Pavilion Tanah Abang yang Terjebak
-
Kebakaran Melanda Apartemen Pavilion Tanah Abang, Petugas Sisir Penghuni Terjebak
-
Privilese TNI dari Suku Dayak Diduga Cara Rezim Amankan Ekspansi Bisnis Hutan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
Terkini
-
Huawei Watch D3 Resmi Diperkenalkan, Bawa Teknologi Tensi Darah dalam Balutan Lebih Elegan
-
PTUN Jakarta Tolak Gugatan PKPI, PERKAPI Tegaskan Status Hukumnya Sah
-
Teknologi Energi hingga Data Center Dipamerkan di IEE Energy Week 2026
-
Merger PT Adhi Karya dan PT PP Rampung Desember 2026, Siapa yang Akan Bertahan?
-
Beda Cushion Somethinc Hooman dan Copy Paste, Mana yang Cocok untukmu?
-
Pramono Ungkap Alasan Tarif RSUD Disesuaikan, Ada Layanan VIP untuk Warga Mampu
-
Takut Breakout? Ini 5 Sunscreen Ampoule yang Aman untuk Skin Barrier
-
Gunung Merapi Ungup-ungup Terbakar, Api Mendekati Jalur Kawah Ijen
-
Film Indonesia Makin Jadi Tuan Rumah di Negeri Sendiri, 531 Karya Masuk FFI 2026
-
Hari Pelanggan Nasional 2026, bank bjb Hadir untuk Layanan yang Setara dan Berkelanjutan