Noda cat rambut di dinding seringkali menjadi masalah yang membuat frustasi. Tak jarang, saat melakukan proses pewarnaan rambut di rumah, kucing yang seharusnya hanya menempel di rambut malah meluber ke permukaan dinding.
Dilansir dari WikiHow, Sebagai alternatif, Anda dapat menggunakan produk penghapus khusus seperti Mr. Clean Magic Eraser untuk menghilangkan noda kucing rambut dari dinding.
Jika cara yang digunakan menyebabkan lapisan cat terkelupas atau terangkat, Anda akan perlu mengecat ulang dinding setelahnya.
Mengapa Noda Cat Rambut Sulit Dihilangkan?
Sebelum kita menjelaskan cara menghilangkan noda kucing rambut, penting untuk memahami mengapa noda ini sulit diatasi.
Rambut kucing biasanya mengandung bahan kimia yang membuatnya tahan lama dan sulit dihapus. Jika tidak segera diatasi, noda ini bisa mengering dan menempel lebih kuat di dinding.
Berikut Langkah-Langkah :
1. Mengangkat Noda Cat Rambut Menggunakan Alkohol
Basahi kapas dengan alkohol dan diaplikasikan pada area dinding yang tidak terlihat terlebih dahulu. Periksa apakah ada noda, perubahan warna, atau sisa alkohol yang muncul.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Cat Tembok Anti Rembes, Tahan di Cuaca Ekstrem
Jika alkohol menyebabkan efek yang tidak diinginkan, cobalah metode lain. Selalu lakukan uji coba pada bagian kecil dan tersembunyi sebelum menerapkannya di area yang lebih luas untuk mencegah hasil yang tidak diinginkan.
2. Basahi kain lap putih dan bersih dengan alkohol
Tutup mulut botol dengan kain lap dan tahan kain tersebut dengan jari. Dengan cepat, balikkan dan tegakkan botol kembali untuk membasahi kain.
Setelah itu, gunakan kain lap pada noda dengan gerakan memutar. Ketika noda berpindah ke kain, gunakan bagian lain dari kain untuk membersihkan sisa noda di dinding.
Alternatifnya, Anda dapat menggunakan cairan penghapus cat kuku jika alkohol tidak efektif.
Pastikan untuk mengelap area dinding dengan air hingga bersih terlebih dahulu sebelum menggunakan cairan penghapus cat kuku untuk mengangkat noda cat rambut.
Berita Terkait
-
5 Rekomendasi Cat Tembok Anti Rembes, Tahan di Cuaca Ekstrem
-
5 Pilihan Cat Tembok Anti Mengelupas yang Bagus dan Murah, Mulai Rp40 Ribuan
-
Sunscreen Seperti Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun ke Atas? Simak Tips dari Dokter
-
Tips Aman Memilih Bakery, Biar Gak Ketipu Oknum Nakal yang Ngaku-Ngaku Gluten Free
-
Bagaimana Cara Cerdas Menemukan Penawaran dan Diskon Menarik?
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Viral Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Larang 2 WNA Penyelenggara Event Lari Masuk Indonesia Lagi
-
Harga Kebutuhan Naik, Gaji Tetap: Realitas Daya Beli yang Kian Menurun
-
Arsenal Siapkan Strategi Khusus Datangkan Julin Alvarez, Viktor Gyokeres Jadi Opsi Tukar?
-
Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
-
Ulasan Novel Kado Terbaik: Potret Haru Perjuangan Anak Jalanan
-
Qualcomm Siapkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 Versi Murah, Akhiri Era HP Flagship Mahal?
-
Prabowo Guyur Insentif Baru, Bea Masuk Impor MRO dan LPG Dipangkas Jadi 0%
-
Momen Febrie Adriansyah Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
The Da Vinci Code: Misteri, Simbol, dan Sejarah yang Memancing Rasa Penasaran
-
Heboh Kasus Pencabulan Anak SD Yatim Piatu di Sumut, Guru ASN Wajib Disanksi Berat jika Terbukti