- Banyak orang masih bingung menentukan angka SPF yang sesuai untuk aktivitas harian maupun luar ruangan.
- SPF (Sun Protection Factor) menunjukkan seberapa kuat sunscreen melindungi kulit dari sinar UVB, dengan angka umum SPF 30 dan SPF 50.
- Berikut rekomendasi dokter spesialis kulit tentang SPF yang sebaiknya dipakai sehari-hari.
Suara.com - Banyak orang bingung menentukan angka SPF yang tepat bagi aktivitas sehari-hari atau saat berada di luar ruangan. Pertanyaan pun muncul, sebaiknya pakai sunscreen SPF berapa?
Untuk diketahui, SPF atau Sun Protection Factor merupakan indikator seberapa kuat tabir surya melindungi kulit dari paparan sinar UVB. Angka SPF pun berbeda-beda, yang umum ditemukan adalah SPF 30 dan SPF 50.
Nah, buat kamu yang masih ragu memilih SPF yang tepat atau ingin menyesuaikan dengan kondisi kulit dan aktivitas, berikut penjelasan dokter mengenai kriteria dan angka SPF yang disarankan.
Sebaiknya Pakai Sunscreen SPF Berapa?
Kebingungan publik soal berapa SPF sunscreen yang sebaiknya dipakai pernah ditanggapi oleh Dokter Tirta melalui akun TikTok pribadinya, @tirtacipeng.
Dalam tanggapannya, Dokter Tirta menggandeng dokter spesialis kulit bernama dr. He-Yeon Asva Nafaisa, M.Sc, Sp.DV. Kira-kira, berapa SPF sunscreen yang tepat dipakai sehari-hari?
Menurut dr. He-Yeon Asva Nafaisa, dokter kulit menyarankan untuk memakai sunscreen minimal SPF 30 sebagai perlindungan sehari-hari.
"Kalau di Indonesia, dokter kulit menyarankan untuk minimal menggunakan SPF 30," jelas dr. He-Yeon Asva Nafaisa, dilansir dari TikTok pada Senin, 27 Oktober 2025.
Lalu bagaimana dengan sunscreen SPF 50, apakah perlindungannya otomatis lebih besar karena kadarnya lebih tinggi?
dr. He-Yeon Asva Nafaisa menjelaskan bahwa tingkat efektivitas sunscreen SPF 30 dan SPF 50 tidak terlalu signifikan. Karena itu, lebih disarankan untuk memakai SPF 30.
Baca Juga: 8 Bedak Padat Murah yang Mengandung SPF: Mulai Rp20 Ribuan, Cocok untuk Harian
Kendati begitu, sunscreen SPF 50 tetap boleh dipakai, terlebih kalau intensitas terkena mataharinya jauh lebih sering. Tapi jangan lupa juga untuk reapply setiap 2 sampai 3 jam agar perlindungannya tetap terjada.
"Tapi misalnya ada yang tanya, 'Dok, boleh enggak kalau misalnya pakainya SPF 50?'. Boleh juga," kata dr. He-Yeon Asva Nafaisa.
"Cuma dari studi-studi yang ada, SPF 30 ke 50 atau ke atasnya lagi itu keefektifannya untuk menahan sinar ultraviolet ini tidak berbeda signifikan. Jadi yang kita sarankan minimal harus SPF 30," tandasnya.
Cara Pakai Sunscreen yang Benar
Melindungi kulit dari paparan sinar matahari tidak cukup hanya dengan memakai sunscreen, tapi juga harus tahu cara pakainya agar perlindungan bekerja maksimal.
Dengan langkah yang tepat, manfaat sunscreen bisa lebih efektif dalam mencegah penuaan dini dan risiko kerusakan kulit:
- Pilih sunscreen dengan SPF minimal 30 dan berlabel broad spectrum agar bisa melindungi dari sinar UVA dan UVB. Produk dengan PA+++ atau lebih juga disarankan untuk perlindungan ekstra.
- Aplikasikan sunscreen 15–30 menit sebelum beraktivitas di luar ruangan agar bahan aktifnya sempat terserap dengan baik ke kulit. Langkah ini membantu membentuk lapisan pelindung yang efektif.
- Gunakan jumlah yang cukup, yakni sekitar dua ruas jari untuk wajah dan leher agar perlindungan merata di seluruh area kulit. Hindari penggunaan terlalu sedikit karena bisa mengurangi efektivitasnya.
- Jangan lupa oleskan sunscreen ke bagian tubuh lain yang terpapar sinar matahari seperti telinga, leher, punggung tangan, dan kaki. Area kecil yang sering terlupakan ini juga rentan mengalami kerusakan akibat UV.
- Ulangi pemakaian setiap dua hingga tiga jam, terutama jika kamu berkeringat, berenang, atau beraktivitas di luar ruangan dalam waktu lama. Reapply juga penting meski cuaca mendung karena sinar UVA tetap bisa menembus awan.
- Jadikan sunscreen sebagai tahap terakhir dalam rangkaian skincare pagi sebelum menggunakan makeup. Dengan cara ini, lapisan pelindungnya tetap stabil dan tidak terganggu oleh produk lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
Terkini
-
Petisi Tolak Militer di Ranah Sipil, Ratusan Organisasi Cium Bahaya Dwifungsi TNI
-
Akses Layanan Kesehatan Program JKN Berikan Rasa Aman Bagi Emanuel Giai
-
BRI Hadirkan Promo Buy 1 Get 2 Tiket Bioskop di XXI dan Diskon Popcorn
-
Polisi Ringkus Terduga Pembunuh Mahasiswi NDR, Diduga Pelaku Penusukan Berantai
-
Diskon 20 Persen Bersantap di Dragon Hot Pot Bersama BRI
-
8.000 Dapur MBG Belum Kantongi Sertifikat Kebersihan dan Sanitasi
-
Kejati Periksa Direksi Bank NTB Syariah Terkait Pinjaman PT Carsten
-
Review Serial The Hawk: Ketika Ambisi dan Ego Berbenturan di Lapangan Golf
-
Perkuat Komunikasi Publik di Era AI, Pemprov Jatim Gelar Bimtek Pengelolaan Medsos dan Situs Pemda
-
Pengambilan Ijazah SMA-SMK Dipersulit Sekolah? Lapor ke Ombudsman Riau