Suara.com - Setiap jenis lantai memiliki risiko kerusakan yang bervariasi. Sebagai contoh yaitu penggunaan lantai keramik yang identik dengan risiko popping atau lantai yang meledak.
Kondisi tersebut tentunya tidak terjadi begitu saja. Meledaknya keramik umumnya dipicu oleh beberapa hal yang menyangkut kualitas dari keramik itu sendiri hingga teknik pemasangan yang keliru. Untuk mengatasinya pun ada beberapa cara yang bisa dilakukan bergantung pada hal-hal yang menyebabkan kerusakan tersebut bisa terjadi.
Artikel ini akan membahas tentang penyebab lantai keramik bisa meledak dan cara untuk mengatasinya. Simak pembahasan lebih lengkapnya berikut.
Penyebab Keramik Popping
Keramik yang meledak tentu bisa sangat mengganggu apabila tidak dengan segera diatasi. Sebelum membahas lebih lanjut tentang hal-hal yang bisa dilakukan untuk memperbaiki keramik dengan jenis kerusakan satu ini, ada baiknya Anda kenali lebih dulu tentang penyebabnya.
Pasalnya dengan mengetahui penyebab lantai popping, Anda bisa mengatasinya dengan benar. Untuk itu, berikut ini beberapa hal yang dinilai bisa menjadi pemicu lantai pada bangunan Anda mengalami popping atau meledak.
*Perubahan Suhu
Hal pertama yang memiliki potensi menjadi penyebab lantai di bangunan Anda bisa meledak yaitu karena adanya perubahan suhu. Keramik sendiri memiliki sifat yang bisa memuai dan menyusut bergantung pada suhu.
Apabila suhu sedang panas, maka keramik akan memuai, sementara ketika suhu sedang dingin, keramik akan kembali menyusut. Saat ruang gerak keramik tidak cukup, proses pemuaian jadi terhambat yang kemudian membuat keramik pecah hingga meledak.
*Kualitas Keramik Buruk
Penyebab kedua yang membuat keramik meledak yaitu karena kualitas keramik yang digunakan cenderung buruk. Dengan kualitas yang tidak terjamin, maka keramik lebih gampang rapuh dan mengalami kerusakan.
Baca Juga: LMS 2025, Unilever: Media Lokal Jadi Jembatan Informasi Perusahaan untuk Jangkau Pemahaman Konsumen
Oleh sebab itu, penting bagi Anda untuk lebih bijak dalam memilih keramik yang akan digunakan. Meski dibanderol dengan biaya yang lebih tinggi, namun keramik tersebut bisa menjadi investasi jangka panjang dan lebih aman karena risiko membahayakan lebih minim terjadi.
*Perekat Keramik Kurang Menempel
Produk perekat keramik yang kurang menempel juga bisa menjadi pemicu berikutnya lantai di bangunan Anda meledak atau popping. Dengan kualitas produk perekat yang tidak sesuai standar, hal ini menyebabkan keramik jadi tidak sempurna dalam menahan beban.
Alhasil, keramik lebih mudah retak bahkan mungkin untuk meledak. Untuk itu, Anda perlu memilih produk perekat yang tepat. Salah satu rekomendasi produk yang bisa Anda percaya yaitu SikaCeram®-150 CA TileFix.
Produk perekat keramik ini sudah siap pakai yang terdiri dari satu komponen. Beberapa keunggulan yang bisa dirasakan dengan menggunakan series SikaCeram ini yaitu memiliki daya lekat yang sangat baik, mudah diaplikasikan, dan penggunaannya cocok untuk area kering.
SikaCeram®-150 CA TileFix sangat fleksibel dan bisa membantu Anda merekatkan beragam jenis lantai seperti keramik, marmer, batu alam, dan granit. Kemudian selain bisa digunakan untuk aplikasi di lantai, produk ini juga dapat digunakan untuk merekatkan keramik dinding yang jenis standar.
*Benturan pada Keramik
Keramik meledak juga bisa disebabkan karena adanya benturan kencang. Biasanya hal ini terjadi ketika ada benda berat yang jatuh dan mengenai keramik hingga terjadinya bencana alam gempa bumi.
Berita Terkait
-
Menavigasi Revolusi Kendaraan Listrik ASEAN: Peran VinFast di Pasar Global Baru
-
LMS 2025, Unilever: Media Lokal Jadi Jembatan Informasi Perusahaan untuk Jangkau Pemahaman Konsumen
-
TEI 2025: Punya 7 Sertifikasi, Permen Jahe Produksi Binaan LPEI Ini Berjaya di Amerika
-
TEI 2025: LPEI & KemenkeuSatu Perkuat Ekspor UMKM Lewat Pameran dan Business Matching
-
LMS 2025: Infrastruktur Bendungan dan Pengadaan Pangan Jadi Dua Sisi Mata Uang Tak Terpisahkan
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
Kapan Takbiran 2026? Ini Informasi Muhammadiyah dan Pemerintah
-
5 Parfum Lokal Wangi Tahan Lama di Alfamart, Harga Murah Meriah
-
Dilema Mudik Lebaran: Siapa yang Jaga Orang Tua Rentan Saat Semua Keluarga Pulang Kampung?
-
Jawaban Taqabbalallahu Minna Wa Minkum Apa Saja? Ini Balasan Terbaiknya
-
10 Pantun Mudik Lebaran 2026 Lucu dan Menghibur untuk Keluarga
-
Link dan Jadwal Sidang Isbat Lebaran 2026
-
Berapa Nominal THR Buat Orang Tua dan Saudara Kandung agar Adil?
-
7 Bunga Paling Cocok untuk Dekorasi Lebaran, Indah dan Bikin Rumah Wangi
-
Khutbah Idul Fitri 2026 NU yang Menyentuh Hati
-
Momen Syahdu Festival Ramadan di Masjid Al-Ikhlas: Ketika Hadroh, Bedug, dan Kuliner Bersatu Padu