Suara.com - Kabar gugatan cerai yang dilayangkan oleh Sabrina Chairunnisa terhadap Deddy Corbuzier pada 16 Oktober 2025, masih menjadi sorotan hangat publik. Di tengah kehebohan perpisahan pasangan yang menikah pada 2022 ini, kembali mencuat jejak digital yang mengungkapkan fakta menarik tentang kehidupan rumah tangga mereka.
Salah satu yang paling menyita perhatian adalah pengakuan Deddy yang mengaku tidak sadar bahwa dia adalah sosok yang selama ini menanggung biaya kuliah S3 Sabrina.
Lantas, di mana Sabrina Chairunnisa menempuh studi doktoralnya? Dan mengapa Deddy bisa lupa tentang pengeluaran pendidikan sang istri? Simak penjelasan berikut ini.
Kuliah S3 Sabrina Chairunnisa
Sabrina Chairunnisa adalah mahasiswa Program Doktor (S3) Ilmu Komunikasi di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Indonesia (UI). Dia berhasil menembus seleksi ketat melalui jalur SIMAK UI dan mulai berkuliah pada tahun ajaran 2024.
Perjuangan Sabrina untuk masuk UI tidaklah mudah. Dia sempat gagal pada gelombang pendaftaran pertama, namun ketekunannya membuahkan hasil. Kabar kelulusannya di UI ini menjadi momen ganda yang membahagiakan, sebab anak sambungnya, Azka Corbuzier, juga berhasil lolos di kampus yang sama dengan mengambil program S1 Psikologi.
"Ibu tiri sekampus sama anak tiri. Yes! @azkacorbuzier juga lulus SIMAK UI. Program S-1 Psikologi kelas intl dan aku S-3 Ilkom 2024 ini,” tulis Sabrina melalui unggahan Instagram menunjukkan kekompakan dalam mengejar pendidikan tinggi di kampus impian.
Sebelum mencapai jenjang doktoral di UI, Sabrina sempat menempuh pendidikan S1 di jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Trisakti. Namun, dia mengakui bahwa pilihan jurusan DKV saat itu hanya didorong oleh tren.
Kesadaran itulah yang kemudian membuat Sabrina berani mengambil langkah non-linear dengan melanjutkan S2 di bidang Ilmu Komunikasi di Universitas Pelita Harapan (UPH), sebuah bidang yang menurutnya lebih sesuai dengan minat dan passionnya.
Keberlanjutan studi ke S3 dengan fokus yang sama menunjukkan keseriusan dan komitmen Sabrina di bidang Ilmu Komunikasi, berbeda dengan pilihan awalnya di S1.
Baca Juga: Deddy Corbuzier Dicap Pelit, Kalina Oktarani Beberkan Kebaikan Mantan Suaminya
Deddy Corbuzier Gak Sadar Biayai Kuliah S3 Sabrina Chairunnisa
Di balik kesuksesan akademik tersebut, terkuak fakta menarik mengenai dinamika komunikasi antara Deddy dan Sabrina. Dalam salah satu podcast, Sabrina mengungkapkan bahwa Deddy merupakan sosok yang bertanggung jawab membiayai studinya di UI, sebuah fakta yang justru mengejutkan sang suami sendiri.
"Jadi walaupun gue beasiswain banyak orang, gue minta. Kan katanya pendidikan istri adalah nafkah suami," kata Sabrina.
"Emang gue yang bayar? Bentar, gue baru tau. Emang gue yang bayar itu?" tanya Deddy terkejut yang kemudian diiyakan Sabrina.
Pengakuan Deddy yang tak menyadari besaran biaya untuk kuliah S3 ini, yang diperkirakan bisa mencapai puluhan juta rupiah per semester (biaya Program Doktor Reguler Ilmu Komunikasi UI berkisar Rp 27.500.000 per semester), menjadi bahan perbincangan.
Hal ini juga kembali menguatkan pernyataan Sabrina yang mengisyaratkan bahwa komunikasi dengan Deddy di rumah memang kurang terjalin intens.
"Loh. Dia memang (kuliah) komunikasinya bagus. Yang jelek komunikasi sama suami," timpal Deddy disambut tawa Sabrina yang tak menampik pernyataan tersebut.
Berita Terkait
-
Desta Ledek Deddy Corbuzier, Denny Sumargo Sampai Turun Tangan
-
Sabrina Chairunnisa Pernah Ingin Jadi IRT, Begini Respons Deddy Corbuzier
-
Deddy Corbuzier Dicap Pelit, Kalina Oktarani Beberkan Kebaikan Mantan Suaminya
-
Podcast Lama Terkuak, Sabrina Chairunnisa Ungkap Jawaban Menohok Deddy Corbuzier Soal Mau Jadi IRT
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan