- Pendidikan lingkungan bisa dimulai dari kebiasaan jajan di sekolah.
- Siswa perlu diajarkan bertanggung jawab pada kesehatan dan lingkungan.
Suara.com - Bagi banyak anak, kantin sekolah adalah tempat pertama mereka belajar memilih apa yang ingin dimakan, mana yang disukai, dan mana yang dihindari. Tapi jarang yang sadar bahwa keputusan kecil seperti memilih jajanan ternyata berpengaruh besar pada kesehatan dan lingkungan.
Kebiasaan jajan bisa menjadi cermin perilaku konsumsi generasi muda, sekaligus pintu masuk penting untuk membangun kesadaran ekologis sejak dini.
Berikut lima alasan mengapa pendidikan lingkungan sebaiknya dimulai dari kebiasaan sederhana yakni cara kita jajan.
1. Jajanan Adalah Bagian dari Kehidupan Sehari-hari Anak
Anak-anak Indonesia tumbuh dengan budaya jajan, baik di sekolah maupun sekitar rumah. Makanan ringan dan minuman manis mudah ditemukan, terjangkau, dan menggoda.
Karena itu, edukasi soal keamanan pangan mulai dari membaca label, izin edar, hingga tanggal kedaluwarsa, menjadi langkah awal membentuk perilaku konsumsi yang sadar dan bertanggung jawab.
2. Dari Bungkus ke Bumi: Belajar Melihat Dampak Setiap Pilihan
Setiap kemasan yang dibuang sembarangan adalah pelajaran yang terlewat. Sampah plastik dari jajanan, terutama jenis multilayer seperti bungkus camilan, sering kali sulit diolah dan berakhir mencemari lingkungan.
Dengan mengenalkan pengelolaan sampah sejak di sekolah, anak-anak belajar melihat hubungan langsung antara kebiasaan kecil mereka dan kondisi bumi tempat mereka hidup.
Baca Juga: 7 Jajanan Tradisional yang Gluten-Free, Tak Kalah Enak dari Roti-rotian
3. Sekolah Adalah Ruang Paling Efektif untuk Menanamkan Kesadaran
Pendidikan lingkungan tak harus rumit. Di banyak sekolah, kegiatan sederhana seperti memilah sampah, membuat dropbox kemasan, atau mengubah limbah menjadi karya kreatif telah membantu membangun kebiasaan baru.
Di sinilah peran guru dan sekolah menjadi penting sebagai fasilitator yang menumbuhkan kebiasaan positif, bukan sekadar memberi pengetahuan.
4. Ketika Gerakan Sosial Masuk ke Dunia Pendidikan
Sejak Agustus 2025, lebih dari 20.000 siswa dan guru di wilayah Surakarta mengikuti gerakan “Bijak Jajan Cinta Bumi”, inisiatif dari PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk.
Program ini menjadikan kebiasaan jajan sebagai pintu masuk untuk mengajarkan tanggung jawab terhadap kesehatan dan lingkungan.
Berita Terkait
-
5 Cushion untuk Anak Sekolah yang Natural dan Murah, Mulai Rp30 Ribuan
-
5 Mobil Listrik Kecil untuk Antar Jemput Anak Sekolah, Ada Alphard Mini Versi Murah
-
Guru Takut Tegur Murid Merokok? Dilema HAM VS Disiplin Hancurkan Wibawa Pendidik
-
Asal-usul Jajanan Cilok, Go International Dijual Penduduk Asli Korea Selatan
-
7 Jajanan Tradisional yang Gluten-Free, Tak Kalah Enak dari Roti-rotian
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Contoh Ikrar Syawalan Bahasa Jawa Singkat dan Artinya, Bikin Momen Halalbihalal Makin Khidmat
-
Waspada! 5 Ciri Kolesterol Tinggi pada Wanita yang Sering Diabaikan Usai Lebaran
-
Jadwal Lengkap Ganjil Genap, One Way, dan Contra Flow Tol Arus Balik Lebaran 2026
-
Konsumen Korea Selatan Mulai Tinggalkan Plastik, Kemasan Aluminium Jadi Pilihan Baru?
-
8 Tips Kembali Produktif dan Semangat Kerja Usai Libur Panjang Lebaran
-
7 Tinted Sunscreen Terbaik untuk Hilangkan Flek Hitam Membandel
-
7 Penyakit yang Sering Muncul Pasca Lebaran dan Cara Sederhana Mengatasinya
-
5 Rekomendasi Sunscreen untuk Anak Usia 12 Tahun yang Aman
-
10 Sepatu Adidas Diskon di Sneakers Dept, Seri Samba Jadi Ratusan Ribu Rupiah
-
Tak Banyak yang Tahu! Diam-diam Spons Cuci Piring Melepaskan Mikroplastik: Adakah Solusinya?