Suara.com - Kehamilan adalah masa di mana tubuh wanita mengalami banyak perubahan, baik secara fisik maupun hormonal. Tak hanya pola makan dan gaya hidup yang perlu diperhatikan, tetapi juga produk perawatan kulit atau skincare yang digunakan sehari-hari.
Banyak ibu hamil ingin tetap tampil segar dan merawat kulit agar tidak kusam, namun tanpa disadari, beberapa kandungan dalam skincare bisa menimbulkan risiko bagi kesehatan janin.
Beberapa bahan kimia dalam produk kecantikan memiliki kemampuan menembus lapisan kulit dan masuk ke dalam aliran darah. Zat tersebut bisa sampai ke janin dan memengaruhi perkembangan organ, sistem saraf, hingga hormon.
Karena itu, penting bagi ibu hamil untuk lebih cermat membaca label produk sebelum membeli atau menggunakan skincare tertentu.
Lalu, apa saja kandungan skincare yang dapat membahayakan ibu hamil dan janin sehingga wajib dihindari? Simak inilah selengkapnya.
1. Oxybenzone
Oxybenzone adalah bahan kimia yang umum digunakan dalam sunscreen karena kemampuannya menyerap sinar UV dan melindungi kulit dari kerusakan akibat matahari.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa Oxybenzone dapat meniru hormon estrogen dalam tubuh.
Paparan berlebihan dikhawatirkan mengganggu sistem hormon ibu hamil yang berpotensi memengaruhi perkembangan otak dan organ reproduksi janin.
Baca Juga: Siapa Owner Produk Viva Cosmetics? Skincare Lokal Terlaris Saat Ini
Studi juga menemukan kemungkinan hubungan antara Oxybenzone dan berat badan lahir rendah serta gangguan tiroid.
Kandungan Oxybenzone ini biasanya ditemukan di skincare seperti sunscreen berbahan kimia, moisturizer dengan SPF, foundation dengan perlindungan UV, serta lip balm SPF.
Sebagai alternatifnya, kamu bisa memilih sunscreen berbasis mineral seperti zinc oxid atau titanium dioxide yang bekerja dengan cara memantulkan sinar UV dan tidak terserap ke dalam kulit.
2. Paraben
Paraben berfungsi sebagai pengawet untuk mencegah pertumbuhan bakteri dan jamur dalam produk kecantikan. Bahan ini sering digunakan karena harganya murah dan efektivitasnya tinggi.
Paraben diketahui sebagai endocrine disruptor, yaitu zat yang dapat mengganggu keseimbangan hormon dalam tubuh.
Berita Terkait
-
Siapa Owner Produk Viva Cosmetics? Skincare Lokal Terlaris Saat Ini
-
7 Facial Wash Mengandung Niacinamide dan Salicylic Acid untuk Kulit Cerah Bebas Jerawat
-
4 Serum Lokal dengan PDRN dari DNA Salmon, Bikin Wajah Mulus dan Awet Muda!
-
4 Marine Cream yang Kaya Mineral Alami, Beri Efek Plumpy dan Cerah di Kulit
-
8 Alasan Ilmiah Kenapa Tidur Cukup adalah Skincare Anti-Aging Terbaik
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan