-
Gusti Purbaya mengukuhkan dirinya naik takhta sebagai Pakubuwono XIV menggantikan ayahandanya, PB XIII Hangabehi.
-
Ia adalah putra sulung PB XIII dan GKR Pakubuwana Pradapaningsih, dinobatkan sebagai putra mahkota sejak 2022.
-
Saat naik takhta, ia masih tercatat sebagai mahasiswa aktif S2 di Universitas Gadjah Mada.
Suara.com - Putra mahkota Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Anom (KGPAA) Hamangkunegoro, atau yang akrab disapa Gusti Purbaya, resmi menggantikan ayahanda, Kanjeng Sinuhun Pakubuwono (PB) XIII Hangabehi, sebagai Raja Keraton Solo.
Diketahui, Kanjeng Sinuhun Pakubuwono (PB) XIII Hangabehi telah mangkat atau meninggal dunia pada Minggu (2/11/2025) akibat komplikasi penyakit.
Ikrar naik takhta telah dilaksanakan di hadapan jenazah PB XIII hari ini, Rabu (5/11/2025) sebelum diberangkatkan ke Makam Raja-raja Mataram Imogiri, Bantul, Yogyakarta.
Kini, Gusti Purbaya telah menyandang gelar Sampeyandalem Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan Pakubowono XIV.
Lantas, siapakah Gusti Purbaya yang kini memegang gelar Raja Kasunanan Surakarta?
Profil KGPAA Hamangkunegoro alias Gusti Purboyo
KGPAA Hamangkunegoro, yang dikenal sebagai Gusti Purbaya, memiliki nama lahir Gusti Raden Mas Suryo Aryo Mustiko dan lahir pada 27 Februari 2003, sehingga saat ini usianya genap 22 tahun.
Gusti Purboyo merupakan anak dari PB XIII Hangabehi dengan Kanjeng Ratu Asih, alias GKR Pakubuwana Pradapaningsih.
Ia dinobatkan sebagai putra mahkota pada 27 Februari 2022 lalu di usia 20 tahun dan mendapat gelar Kanjeng Gusti Pangeran Haryo (KGPH) Purboyo.
Baca Juga: Profil Gusti Purbaya dan Jalan Terjalnya, Putra Mahkota Keraton Solo Pasca Pakubuwono XIII Wafat
Pendidikan KGPAA Hamangkunegoro
Gusti Purboyo mengenyam pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) di Semesta Billingual Boarding School, Semarang.
Lalu, ia melanjutkan kuliah Strata 1 (S1) ke Universitas Diponegoro dan mengambil jurusan Ilmu Pemerintahan. Gusti Purboyo lulus pada tahun ajaran 2022/2023.
Tidak sampai S1 saja. Gusti Purboyo melanjutkan jenjang S2 di Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, dengan jurusan Magister Politik dan Pemerintahan.
Raja baru Keraton Solo ini diketahui baru memulai studi magister pada 19 Agustus 2025, sehingga saat dirinya naik takhta, ia masih berstatus sebagai mahasiswa aktif program S2 di Universitas Gadjah Mada (UGM).
Rekam Jejak KGPAA Hamangkunegoro
Sebelum naik takhta, Gusti Purbaya telah aktif dalam berbagai kegiatan budaya dan sosial yang berkaitan dengan pelestarian tradisi Jawa.
Gusti Purboyo kerap mewakili Keraton dalam acara resmi, baik lokal maupun nasional, serta terlibat dalam penguatan peran keraton sebagai pusat budaya.
Ia juga dikenal memiliki pendekatan yang lebih terbuka terhadap modernisasi, tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur keraton.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara