Suara.com - Pinkflash merupakan salah satu merek kosmetik yang cukup dikenal di pasar Indonesia, terutama karena menawarkan berbagai produk kecantikan yang populer dan terjangkau.
Merek ini, yang menjual produk seperti eyeshadow, lip cream, foundation, dan highlighter, memiliki identitas yang kuat namun sempat menghadapi tantangan besar terkait keamanan produk.
Profil dan Asal Merek
Pinkflash adalah merek kosmetik yang berasal dari Tiongkok.
Pinkflash bukanlah perusahaan independen dengan pemilik tunggal. Merek ini merupakan bagian dari perusahaan kosmetik Tiongkok, Focallure.
Focallure berperan sebagai perusahaan induk yang memproduksi dan memasarkan Pinkflash, serta merek afiliasi lainnya seperti STAGENIUS.
Pinkflash dikenal menjual berbagai produk kecantikan untuk riasan wajah dan bibir. Beberapa produk populernya antara lain eyeshadow, lip cream (lasting matte lipcream), foundation, dan multi face pallet, termasuk peralatan seperti scalloped highlight brush.
Isu Keamanan dan Klarifikasi Merek
Meskipun Pinkflash dikenal memiliki beberapa produk yang sempat viral, merek ini pernah tersandung masalah serius terkait keamanan produk.
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Indonesia pernah menemukan beberapa produk kosmetik Pinkflash yang terbukti mengandung pewarna berbahaya, yakni K3 dan K10.
Baca Juga: BPOM Larang 2 Produk Pinkflash Mengandung Pewarna K10 dan Acid Orange, Ini Bahayanya untuk Kesehatan
Pewarna tersebut merupakan bahan yang dilarang digunakan dalam kosmetik karena dapat membahayakan kesehatan konsumen.
Tindak lanjut dari temuan ini, BPOM kemudian menarik dan memusnahkan produk-produk tersebut dari peredaran.
Pinkflash memberikan tanggapan resmi mengenai permasalahan ini. Dalam klarifikasinya, Pinkflash menyebut ada dua permasalahan utama terkait tiga produk yang mengandung bahan berbahaya tersebut:
- Penggantian Bahan Baku Tanpa Pemberitahuan: Pabrik yang sebelumnya bekerja sama dengan Pinkflash telah mengganti bahan baku produk tanpa pemberitahuan dan persetujuan resmi dari Pinkflash.
- Bahan Baku Tidak Sesuai Regulasi: Terdapat bahan baku yang digunakan oleh vendor, saat bekerja sama dengan merek tersebut, yang memang tidak sesuai dengan regulasi keamanan dari BPOM.
- Pinkflash kemudian menjanjikan langkah perbaikan dan komitmen untuk menjaga kualitas dan keamanan produk di masa depan, menegaskan bahwa mereka telah melakukan penarikan produk bermasalah tersebut.
Produk yang Ditarik BPOM
Berdasarkan temuan BPOM, tiga produk Pinkflash yang mengandung bahan berbahaya dan ditarik peredarannya adalah:
Pinkflash Pro Touch Eyeshadow Palette PF-E15 - #02 (NA11211201040, kode batch 2JS2002)
Pinkflash L01 Lasting Matte Lipcream - R04 (NA11211300237, kode batch 2N200640)
Pinkflash Multi Face Pallet PF-M02 - #01 (NA11211200494, kode batch 3C312001)
Kontributor : Rizqi Amalia
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun
-
Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang
-
Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?
-
Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan
-
Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026
-
Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik
-
PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak
-
Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU
-
Drama! Vietnam Juara Piala AFF 2026 Meski Pemain Thailand Cetak 4 Gol
-
PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja