Jika ada bagian yang mengelupas, rapuh, atau berlubang, keluarkan material rusak tersebut. Dinding yang tidak kuat lagi tidak boleh langsung ditutup dengan cat karena kerusakan akan muncul kembali.
5. Plamir dan cat ulang
Jika kondisi masih layak, Anda cukup mengaplikasikan plamir, kemudian cat kembali dengan cat yang memiliki sifat tahan lembap. Langkah ini hanya disarankan jika kerusakan tidak parah.
6. Pertimbangkan penggantian material
Bila dinding rusak cukup berat, gantilah sebagian atau seluruhnya. Pada banyak kasus, terutama pada material gypsum atau kalsiboard yang menyerap air cepat, penggantian biasanya lebih efektif.
Dinding yang Bagus untuk Daerah Banjir
Jika Anda tinggal di wilayah rawan banjir, memilih material dinding yang tepat akan membantu mengurangi risiko kerusakan di masa depan. Material seperti bata merah, bata ringan berkualitas tinggi, atau beton bertulang dikenal lebih tahan terhadap paparan air. Material ini lebih kuat menahan lembap dan tidak mudah lapuk bila dibandingkan dengan dinding gypsum.
Selain itu, Anda bisa mempertimbangkan penggunaan cat pelapis anti air atau waterproofing untuk memberikan perlindungan ekstra. Lapisan ini membantu mencegah air meresap ke dalam struktur dinding setelah banjir berikutnya.
Beberapa rumah di daerah rawan banjir juga menggunakan keramik pada bagian bawah dinding (setinggi 1–1,2 meter) untuk mempermudah pembersihan saat banjir terjadi.
Dengan memahami kondisi dinding setelah banjir, langkah perawatan yang benar, serta pemilihan material yang tepat, Anda dapat menjaga rumah tetap aman dan tahan lama meski tinggal di daerah berisiko tinggi. Semoga panduan ini membantu Anda menangani kerusakan secara efektif dan mencegah masalah serupa di masa mendatang.
Baca Juga: Berapa Korban Banjir Sumatera Per 30 November 2025? Ini Data BNPB
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Bekas 50 Jutaan Cocok untuk Milenial, Bodi Stylish Tak Repot Perawatan
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- 5 Rekomendasi Ban Tubeless Motor Matic, Tidak Licin saat Hujan dan Jalan Berpasir
- 7 Mobil Boros Bahan Bakar Punya Tenaga Kuda, Tetapi Banyak Peminatnya
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
Pilihan
-
Dirumorkan Latih Indonesia, Giovanni van Bronckhorst Tak Direstui Orang Tua?
-
Jadi Kebijakan Progresif, Sineas Indonesia Ingatkan Dampak Ekonomi LSF Hapus Kebijakan Sensor Film
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
5 Tempat Ngopi Tersembunyi di Palembang yang Bikin Ketagihan Sejak Seduhan Pertama
-
6 HP 5G Paling Murah di Bawah Rp 4 Juta, Investasi Terbaik untuk Gaming dan Streaming
Terkini
-
Rp600 Ribu Cair November atau Desember 2025? Ini Cara Cek BSU Ketenagakerjaan yang Resmi
-
3 Film Horor Terbaru MAGMA Entertainment: Qodrat Universe hingga Vampir ala Hong Kong
-
Gagal DBF, Influencer Stefani Gabriela Sukses Berikan ASI 2 Tahun Cuma Pakai Pompa: Ini Rahasianya
-
Bukan Lagi Jerawatan, Remaja Kini Datang ke Klinik Agar Wajah Lebih Tirus
-
5 Shio Paling Beruntung Hari Ini Minggu 30 November 2025, Banjir Hoki di Akhir Bulan!
-
Bye-Bye Kerutan! Cek Teknologi Hyalupeptide dan Exosome dari Somethinc yang Bikin Kulit Auto Plumpy
-
MAGMA Entertainment Umumkan 3 Film Horor Terbaru di JAFF Market 2025
-
Promo Superindo Hari Ini 30 November 2025: Telur Murah Rp27.900 hingga Deterjen!
-
Tren Baru Kaum Urban: 3 Kriteria Destinasi Gaya Hidup untuk Menjaga Work Life Balance
-
7 Sepatu Nike dengan Diskon hingga 69% di Foot Locker, Harga Mulai Rp300 Ribuan