Suara.com - Sebuah penelitian terbaru menemukan bahwa yoga menjadi bentuk olahraga yang paling efektif untuk membantu mengatasi gangguan tidur.
Hasil penelitian ini dipublikasikan melalui jurnal Sleep and Biological Rhythms dan mengkompilasi data dari 30 uji coba terkontrol acak yang melibatkan lebih dari 2.500 peserta dari berbagai negara.
Mengutip Science Alert (22/11/2025), para peneliti dari Harbin Sport University di China menganalisis berbagai jenis latihan fisik, mulai dari berjalan kaki, olahraga aerobik, latihan ketahanan, hingga aktivitas tradisional seperti tai chi dan qi gong. Dari seluruh kategori tersebut, yoga muncul sebagai olahraga dengan pengaruh paling kuat terhadap perbaikan kualitas tidur.
Temuan menunjukkan bahwa melakukan yoga intensitas tinggi kurang dari 30 menit, dua kali seminggu, memberikan hasil paling signifikan dalam meningkatkan kualitas tidur. Perbaikan ini dapat dirasakan dalam waktu 8 hingga 10 minggu setelah rutin berlatih.
Setelah yoga, kegiatan fisik paling efektif berikutnya adalah berjalan kaki, disusul latihan ketahanan. Studi ini sekaligus melengkapi sejumlah penelitian terdahulu, termasuk analisis pada tahun 2023 yang menyimpulkan bahwa olahraga aerobik atau olahraga intensitas sedang tiga kali seminggu memberikan manfaat terbesar bagi kualitas tidur.
Namun, beberapa data menunjukkan bahwa efek yoga kadang melampaui jenis latihan lainnya, sehingga hasil penelitian antarstudi dapat berbeda.
Salah satu penyebab perbedaan tersebut adalah karena yoga sulit dimasukkan secara tegas ke dalam kategori latihan aerobik atau anaerobik. Intensitas yoga dapat beragam tergantung teknik dan aliran yang digunakan, mulai dari yang lembut seperti hatha hingga yang lebih menantang seperti vinyasa atau ashtanga. Variasi inilah yang kemungkinan membuat hasil tiap penelitian tidak seragam.
Mengutip Science Alert (22/11/2025), para ahli menyimpulkan bahwa yoga tidak hanya menggerakkan tubuh dan meningkatkan detak jantung, tetapi juga membantu mengatur pola pernapasan.
Pengaturan napas diketahui dapat mengaktifkan sistem saraf parasimpatik, bagian dari sistem saraf yang berfungsi menenangkan tubuh dan mendukung proses pemulihan. Yoga mampu mempengaruhi pola gelombang otak, sehingga tidur menjadi lebih dalam dan stabil.
Baca Juga: Sulit Tidur? Coba Konsumsi 7 Makanan Ini Sebelum Beristirahat
Meski demikian, para peneliti mengingatkan bahwa hasil ini perlu ditafsirkan dengan hati-hati. Jumlah penelitian yang tersedia mengenai olahraga spesifik untuk gangguan tidur masih terbatas, sehingga diperlukan lebih banyak studi berkualitas tinggi untuk memperkuat temuan saat ini. Kelompok dengan gangguan tidur juga memiliki karakteristik unik, sehingga respons setiap individu bisa berbeda.
Walau belum ada kesimpulan tunggal mengenai jenis olahraga yang paling tepat untuk semua orang, penelitian ini menegaskan bahwa aktif secara fisik—apapun bentuknya—memiliki dampak positif terhadap tidur. Yoga hanya menjadi salah satu opsi yang menunjukkan hasil paling konsisten dalam analisis terbaru.
Dengan jadwal latihan yang relatif singkat dan teknik yang dapat disesuaikan, yoga berpotensi menjadi alternatif mudah bagi mereka yang ingin memperbaiki kualitas tidur tanpa intervensi medis.
Kontributor : Gradciano Madomi Jawa
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
4 Anggota TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun, Jaksa Sebut Aksi Balas Dendam
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
-
KPK Gelar OTT di Kantor Imigrasi Jakarta Barat, Jadi Operasi Ke-11 Sepanjang 2026
-
Kejagung Geledah Kantor BGN, Dilakukan di Tengah Pencopotan Dadan dan Dugaan Jual Beli Titik MBG
Terkini
-
Apakah Benar Dadan Hindayana Ahli Serangga? Ini Riwayat Pendidikan dan Kariernya
-
5 Cushion yang Minim Transfer, Makeup Tetap Rapi Meski Pakai Masker dan Berkeringat
-
4 Shio yang Dikenal Paling Setia, Sekali Jatuh Hati Sulit Berpaling
-
Misteri Pencopotan Dadan Hindayana: Benarkah Wacana Makan Gratis di Arab Saudi Jadi Pemicunya?
-
3 Moisturizer Kolagen Asli Tanpa Merkuri, Bantu Kulit Tetap Kenyal dan Awet Muda
-
5 Sepatu Lari Underrated, Kualitas dan Kenyamanan Top tapi Jarang Dibicarakan
-
3 Pimpinan Baru BGN Usai Dadan Hindayana Dicopot, Ada Birokrat Senior hingga Mayjen TNI
-
Pakai Kapas atau Tangan? Ini Cara Pakai Toner yang Benar Menurut Dokter
-
Siapa Itu Sony Sonjaya? Eks Wakil Kepala BGN Diperiksa Kejagung, Ternyata Purnawirawan Polri
-
Snail Mucin untuk Apa? Ini 6 Manfaatnya untuk Kesehatan Kulit Wajah