- Aktor Epy Kusnandar meninggal dunia pada hari Rabu, 3 Desember 2025, pukul 14.24 WIB, mengejutkan publik hiburan Tanah Air.
- Epy Kusnandar sebelumnya pernah divonis menderita kanker otak stadium akhir pada tahun 2011, namun berhasil bertahan 14 tahun.
- Kanker otak stadium akhir sulit disembuhkan karena sel sisa mikroskopis dapat tumbuh kembali cepat pasca operasi.
Suara.com - Kabar duka menyelimuti panggung hiburan Tanah Air, aktor watak Epy Kusnandar meninggal dunia pada Rabu (3/12/2025) pukul 14.24 WIB.
Kabar kepergian sang "Kang Mus" membuat publik terkejut. Di mesin pencari, kata kunci "Epy Kusnandar meninggal sakit apa?" langsung merajai Google Trend.
Meski belum ada konfirmasi resmi dari keluarga mengenai penyebab pastinya, riwayat kesehatan sang aktor kembali menjadi sorotan tajam.
Publik teringat perjuangan Epy Kusnandar pada tahun 2011 silam. Saat itu, ia divonis mengidap kanker otak stadium akhir.
Gejala yang dialaminya kala itu pun berupa muntah-muntah, demam tinggi, hingga sakit kepala hebat.
Bahkan, kala itu dokter sempat memprediksi usianya hanya tersisa empat bulan.
Namun, Epy Kusnandar berhasil bertahan hidup jauh melampaui vonis dokter sekitar 14 tahun sejak diagnosis awal dengan menempuh pengobatan alternatif, meski sempat terkena stroke ringan pada 2020.
Lantas, sebenarnya berapa lama rata-rata penderita kanker otak stadium akhir bisa bertahan hidup?
Berkaca dari kasus mendiang Agung Hercules yang meninggal pada 2019 akibat Glioblastoma (salah satu jenis kanker otak agresif) dilansir dari Klik Dokter, harapan hidup pasien memang menjadi tantangan besar dunia medis.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Gudeg dengan Cita Rasa Gurih di Jogja, Cocok untuk yang Tak Terlalu Suka Manis
Menurut data medis, harapan hidup kanker otak stadium 4 sangat bervariasi tergantung jenisnya, tetapi umumnya singkat.
Untuk jenis agresif seperti glioblastoma, rata-rata pasien mampu bertahan hidup sekitar 12 hingga 15 bulan.
Pasien yang mampu bertahan hidup di atas 5 tahun pun peluangnya hanya sekitar 5,5% pasien yang mampu bertahan selama ini.
Penyebab Kanker Otak Stadium 4 Sulit Disembuhkan
Meskipun pasien seperti Agung Hercules sempat menjalani operasi dan dinyatakan membaik, sel kanker otak seringkali bersifat bandel.
Operasi memang mengangkat massa tumor yang terlihat, tetapi sisa sel kanker mikroskopis mungkin masih tertinggal dan bersembunyi di jaringan otak pada stadium 4.
Sel-sel inilah yang kemudian tumbuh kembali (relapse) dengan cepat.
Selain itu, tumor yang sudah parah memiliki banyak pembuluh darah.
Mengangkat seluruhnya secara agresif justru berisiko menyebabkan perdarahan hebat di otak yang fatal.
Berita Terkait
-
Epy Kusnandar Meninggal Sakit Apa? Ini Riwayat Penyakitnya
-
Epy Kusnandar Meninggal Dunia: Publik Berduka di X, Kang Mus Trending
-
Mengenang Perjalanan Karier Epy Kusnandar yang Meninggal Dunia, Sang Legenda Preman Pensiun
-
Mengenang Epy Kusnandar di Kantor Suara.com: Aktor Watak yang Irit Bicara
-
Innalillahi, Aktor Epy Kusnandar Meninggal Dunia
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga