4 km ditempuh dalam 27 menit 30 detik.
- Ubah 30 detik → 0,5 menit
- Total waktu = 27,5 menit
- Pace = 27,5 ÷ 4 = 6,875 menit/km
Agar mudah dibaca, ubah lagi:
- 0,875 menit × 60 detik = 52 detik
- Pace = 6’52”/km
Cara Menghitung Pace Berdasarkan Target
Kadang Anda punya target, misalnya ingin menyelesaikan 5K dalam 30 menit. Pace yang harus dijaga bisa dihitung seperti ini:
Pace = 30 menit ÷ 5 km = 6 menit/km
Artinya Anda harus berlari dengan pace 6’00” untuk mencapai target.
Target tipe lain:
- 10K dalam 1 jam: Pace 6’00”
- 21K dalam 2 jam 15 menit (135 menit): 135 ÷ 21 = 6’26”/km
Cara Menghitung Pace Menggunakan Stopwatch
Jika Anda tidak tahu jarak pasti dan hanya mengukur waktu per lap (misal track 400 m), lakukan:
- Catat waktu setiap putaran.
- Konversi jarak ke kilometer (400 m = 0,4 km).
- Gunakan rumus rugas pace.
Misal 400 m ditempuh 2 menit 30 detik (2,5 menit):
- Pace = 2,5 ÷ 0,4 = 6,25 menit/km
- 0,25 menit × 60 = 15 detik
- Pace = 6’15”/km
Menghitung Pace dengan Jam Tangan Sport (GPS Watch)
Bagi pelari yang sering latihan outdoor, jam tangan sport seperti Garmin, Suunto, atau Coros sangat membantu.
Baca Juga: 7 Sepatu Lari Under Rp500 Ribu di Sport Station, Nyaman Tidak Bikin Pegal
Jam GPS biasanya menampilkan:
- Pace saat ini (current pace)
- Pace rata-rata
- Pace tiap kilometer (lap pace)
- Cadence, denyut jantung, elevasi, dan lainnya
Keunggulannya:
- Akurasi tinggi
- Tidak perlu hitungan manual
- Data otomatis tersimpan
- Bisa menganalisis pace per kilometer Setelah latihan
Kekurangannya:
- Harga relatif lebih mahal
- Butuh charging dan kalibrasi GPS di area tertentu
Cara Menghitung Pace Menggunakan Aplikasi
Bagi pemula, aplikasi gratis di smartphone sudah sangat cukup. Beberapa aplikasi populer:
- Nike Run Club (NRC): Menampilkan pace real-time, average pace, hingga voice guidance setiap kilometer.
- Strava: Merekam pace, peta rute, elevasi, dan bisa dipakai untuk analisis lanjutan.
- Adidas Running (Runtastic): Fiturnya lengkap dengan audio feedback dan tracking pace otomatis.
- Runkeeper: Cocok untuk latihan berjadwal dan memantau busur pace harian.
Cara melihat pace di aplikasi:
- Aktifkan GPS pada smartphone.
- Mulai sesi lari melalui aplikasi.
- Pace akan muncul otomatis selama Anda berlari.
- Setelah selesai, aplikasi menampilkan pace rata-rata, pace tiap kilometer, durasi, dan jarak.
Keunggulan aplikasi:
- Gratis
- Mudah digunakan
- Cocok untuk pemula
Kekurangannya:
- Akurasi GPS smartphone kadang tidak stabil
- Menguras baterai ponsel
Tips Menjaga Pace agar Stabil
Agar pace tetap konsisten saat berlari, Anda dapat melakukan beberapa strategi berikut:
- Mulai dengan Easy Run: Pemula sering gagal menjaga pace karena memulai terlalu cepat.
- Gunakan Teknik Napas Teratur. Contoh: pola 3:2 (3 langkah tarik napas, 2 langkah buang napas).
- Perkuat Otot Inti (Core): Core yang kuat membantu Anda mempertahankan ritme dan postur.
- Lari di Rute yang Rata: Rute dengan elevasi naik-turun membuat pace berubah drastis.
- Gunakan Mode Audio Feedback: Aplikasi seperti NRC atau Strava memberi tahu pace Anda setiap kilometer.
Menghitung pace lari sebenarnya sangat sederhana dan bisa dilakukan dengan berbagai cara, mulai dari manual, stopwatch, jam tangan sport, hingga aplikasi lari.
Dengan mengetahui pace, Anda bisa mengontrol ritme, mengatur target latihan, hingga meningkatkan performa secara bertahap.
Bagi pemula, aplikasi gratis sudah cukup. Namun, jika Anda ingin latihan lebih serius, memakai jam tangan GPS akan membantu memonitor pace dengan lebih akurat.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring
-
Rahasia Skin Prep Jennifer Coppen Jelang Pernikahan, Kulit Glowing dari Siraman hingga Resepsi
-
House of Amartha Perusahaan Apa? Bisnis Thariq Halilintar yang Handle Pernikahan Justin Hubner
-
5 Cara Mencuci Sepatu Putih yang Menguning, Bisa Pakai Bahan-bahan di Rumah
-
Resmi Nikahi Jennifer Coppen, Justin Hubner Keturunan Mana?
-
Parfum Aroma Gourmand Itu Seperti Apa? Ini 3 Rekomendasi Produk yang Wanginya Awet
-
Kenapa Jennifer Coppen Akad Nikah Pakai Binti Ibunya? Begini Hukumnya dalam Islam
-
6 Shio Paling Beruntung Pada 14 Juni 2026, Temukan Peluang Baru di Akhir Pekan Ini