Lifestyle / Female
Rabu, 10 Desember 2025 | 17:50 WIB
Ilustrasi foundation untuk makeup (Pexels/Nika)

Suara.com - Dalam dunia makeup, skintint dan foundation adalah dua produk complexion yang sering dipakai untuk meratakan warna kulit.

Keduanya sekilas mirip, namun sebenarnya memiliki karakter, fungsi, dan hasil akhir yang berbeda. Agar kamu bisa memilih produk yang paling sesuai dengan kebutuhan kulit, mari bahas perbedaannya dalam bentuk listikel berikut ini.

1. Tekstur dan Rasa di Kulit

Secara umum, skintint memiliki tekstur yang jauh lebih ringan dibanding foundation. Ketika diaplikasikan, skintint terasa seperti pelembap berwarna yang cepat meresap dan hampir menyatu dengan kulit seperti tidak memakai makeup.

Hal ini membuatnya cocok untuk pemakaian sehari-hari, terutama bagi kamu yang ingin tampilan natural tanpa kesan tebal. Notasi coverage pada skintint biasanya berada di level light hingga medium, sehingga tampak kulit aslinya masih terlihat.

Sebaliknya, foundation memiliki tekstur lebih kental dan creamy, karena mengandung pigmen lebih banyak. Inilah yang membuat foundation dapat memberikan daya tutup tinggi, bahkan mampu menyamarkan noda hitam, bekas jerawat, kemerahan, hingga pori-pori besar.

Foundation juga lebih terasa di kulit, namun kini banyak brand yang menghadirkan formula modern yang tetap breathable. Dengan tekstur yang lebih padat, foundation cocok untuk acara formal, foto, atau aktivitas panjang.

2. Coverage dan Kemampuan Menyatu dengan Kulit

Coverage menjadi perbedaan paling mencolok antara keduanya. Skintint memberikan efek meratakan warna kulit tanpa menutupinya sepenuhnya, sehingga hasil akhirnya tetap terlihat seperti kulit asli. Karena coverage-nya ringan, skintint umumnya tidak digunakan untuk menutupi imperfection besar. Hal ini membuatnya disukai pengguna yang ingin tampilan natural.

Baca Juga: 7 Foundation Full Coverage untuk Makeup Natalan yang Awet Seharian

Sementara itu, foundation mampu menghasilkan medium hingga full coverage, membuat wajah tampak mulus dan flawless. Foundation dengan high coverage bisa menutup discoloration yang cukup berat.

Namun, kekuatan coverage ini juga membuat hasil akhirnya lebih polished. Pengguna yang ingin tampilan yang halus, tahan lama, dan cocok untuk kamera biasanya memilih foundation.

3. Ketahanan dan Hasil Akhir

Dalam hal ketahanan, skintint cenderung bertahan 4–6 jam, tergantung jenis kulit dan aktivitas. Skintint tidak dirancang untuk ketahanan tinggi, namun banyak yang dilengkapi skincare ingredients seperti niacinamide, hyaluronic acid, dan sunscreen.

Foundation, terutama yang matte atau long-wear, bisa bertahan 8–16 jam, cocok untuk acara seharian. Hasil akhir foundation juga sangat beragam, mulai dari matte, semi-matte, satin, hingga dewy.

Formulanya ditujukan untuk memberikan finish yang lebih rapi, sehingga banyak MUA mengandalkan foundation untuk hasil profesional. 

Load More